JAKARTA I GlobalEnergi.co – PT Elnusa Petrofin (EPN), anak usaha PT Elnusa Tbk (ELSA), memperingati hari jadinya yang ke-30 dengan mengusung tema “Connecting Your Energy”. Memasuki usia tiga dekade, perusahaan menegaskan komitmennya memperkuat distribusi energi nasional melalui transformasi digital, pengembangan bisnis berkelanjutan, serta dukungan terhadap agenda transisi energi Indonesia.
Didirikan pada 5 Juli 1996, Elnusa Petrofin berkembang menjadi perusahaan penyedia jasa energi dan solusi rantai pasok terintegrasi. Selama 30 tahun, perusahaan berperan dalam mendukung penyaluran energi hingga ke berbagai wilayah Indonesia, termasuk daerah dengan tantangan geografis.
Direktur Utama PT Elnusa Petrofin Doni Indrawan mengatakan, perjalanan tiga dekade merupakan hasil kepercayaan dan sinergi seluruh pemangku kepentingan. “Tiga puluh tahun bukan sekadar penanda perjalanan waktu, tetapi menjadi refleksi atas kepercayaan dan tanggung jawab besar yang telah diberikan kepada Elnusa Petrofin. Selama tiga dekade, kami hadir untuk memastikan energi dapat tersalurkan dengan aman dan andal, sekaligus memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat dan lingkungan Indonesia,” ujarnya melalui keterangannya Sabtu (11/7/2026).
Saat ini, Elnusa Petrofin memiliki layanan yang mencakup transportasi dan logistik energi, pengelolaan terminal dan fasilitas penyimpanan, pembangunan infrastruktur energi, penyediaan bahan bakar sektor industri dan maritim, hingga layanan pelumas serta bahan kimia. Perusahaan juga memperkuat pemerataan energi melalui jaringan operasional yang tersebar dari Sumatra hingga Papua.
Beberapa proyek strategis yang telah dikembangkan antara lain Fuel Terminal Labuan Bajo dan Fuel Terminal Tembilahan untuk memperkuat keandalan pasokan energi di berbagai daerah.
Memasuki usia ke-30, perusahaan juga mendukung agenda pemerintah melalui penyaluran perdana Biosolar Industri B50 dari Fuel Terminal Indonesia Bulk Terminal Pulau Laut, Kalimantan Selatan.
Di sisi operasional, Elnusa Petrofin terus mempercepat transformasi digital melalui penerapan Road Traffic Control (RTC) dan Remote Asset Daily Activity Recorder (RADAR). Teknologi tersebut dimanfaatkan untuk memantau armada distribusi, kondisi pengemudi, kepatuhan operasional, hingga pengawasan aset secara real time guna meningkatkan keselamatan dan efisiensi distribusi energi.
Dalam mendukung target Net Zero Emissions 2060, perusahaan juga terlibat dalam pengembangan Green Terminal di Terminal LPG Tanjung Sekong, Cilegon. Program tersebut mengintegrasikan pengelolaan lingkungan, digitalisasi operasional, teknologi ramah lingkungan, ekonomi sirkular, serta penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). agk






