PROBOLINGGO I GlobalEnergi.co – Guna menjaga pasokan listrik tetap andal, PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) terus melakukan penguatan sistem kelistrikan. Salah satunya melalui penggantian Capacitive Voltage Transformer (CVT) Bay 150kV Pier Phasa S di Gardu Induk (GI) Grati.
Pekerjaan kritikal yang dilaksanakan Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Probolinggo ini dilakukan pada malam hari tanpa menyebabkan padam pelanggan. Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi PLN dalam menjaga kontinuitas pasokan listrik sekaligus meminimalkan dampak pekerjaan terhadap masyarakat dan sektor industri.
Sebanyak 11 personel dari Tim Unit Layanan Transmisi dan Gardu Induk (ULTG) Probolinggo diterjunkan dalam pekerjaan yang berlangsung selama satu hari tersebut. Berbagai peralatan pendukung seperti mobile crane 3 ton, manlift, scaffolding, tool set, hingga commissioning set digunakan untuk memastikan pekerjaan berjalan aman, cepat, dan efisien.
Penggantian CVT dilakukan setelah hasil asesmen dan pengujian menunjukkan adanya penurunan performa peralatan sehingga perlu dilakukan peremajaan guna mencegah potensi gangguan sistem.
Manager PLN UPT Probolinggo Budi Santoso mengatakan, langkah preventif ini merupakan bentuk kesiapsiagaan PLN dalam menjaga keandalan pasokan listrik.
“Penggantian MTU ini adalah hasil dari tindakan preventif dan asesmen kami di PLN untuk mengoptimalkan keandalan sistem, sehingga peralatan yang sudah mengalami penurunan performa harus segera kami lakukan penggantian. MTU tersebut langsung kami ganti sebelum terjadinya breakdown yang tentunya akan mengganggu pasokan,” ujar Budi Santoso dalam siaran pers, Selasa (19/5/2026).
Sementara, General Manager PLN UIT Jawa Bagian Timur dan Bali, Ika Sudarmaja turut memberikan arahan agar seluruh insan PLN terus menjaga semangat pelayanan dan kesiapsiagaan dalam menjaga sistem transmisi kelistrikan.
“Keandalan sistem kelistrikan tidak hanya dibangun dari teknologi dan peralatan yang andal, tetapi juga dari dedikasi insan PLN yang bekerja siang dan malam memastikan listrik tetap menyala untuk masyarakat. Saya mengapresiasi seluruh personel yang tetap siaga 24 jam dan bekerja tanpa henti demi menjaga kualitas pasokan listrik di Jawa Timur dan Bali,” ungkap Ika.
Ia juga menambahkan bahwa pekerjaan pemeliharaan dan penguatan sistem harus terus dilakukan secara disiplin dan terencana sebagai bagian dari upaya PLN dalam menghadirkan layanan kelistrikan yang andal, aman, dan berkelanjutan.agk






