PLN NP Selesaikan Lebih Cepat Proyek Kelistrikan di Malaysia

oleh -21 views
Pekerja tengah mengerjakan proyek elektrifikasi untuk suplay power ke East Coast Rail Link (ECRL) Malaysia sepanjang 665 km yang dikerjakan oleh PLN Nusantara Power melalui anak usahanya PLN Nusantara Power Construction.

JAKARTA I GlobalEnergi.co – PT PLN Nusantara Power (PLN NP) melalui anak usahanya PT PLN Nusantara Power Construction (PLN NPC) menuntaskan proyek energized project East Coast Rail Link (ECRL) Feeder Station (FS) 01 di Tunjung, Kelantan, Malaysia. Proyek ini berhasil diselesaikan pada 15 Januari 2026, atau lebih cepat 15 hari dari target 31 Januari 2026.

Penyelesaian lebih awal ini mendapat apresiasi dari Tenaga Switchgear (TSG) selaku Project Delivery Partner (PDP) dan Tenaga Nasional Berhad (TNB) sebagai pemilik jaringan. Keberhasilan tersebut menjadi tonggak penting bagi PLN NP Group dalam memperluas kiprah di pasar internasional, khususnya dalam proyek elektrifikasi infrastruktur transportasi berkelanjutan.

Direktur Utama PLN Nusantara Power, Ruly Firmansyah, menegaskan, pencapaian ini merupakan bukti kompetensi global anak bangsa.

“Penyelesaian lebih cepat dari target menjadi bukti bahwa perusahaan Indonesia mampu bersaing dan dipercaya dalam proyek strategis lintas negara. Ini bukan hanya pencapaian bisnis, tetapi juga kebanggaan nasional,” ujar Ruly dalam siaran pers, Senin (16/2/2026).

Sementara itu, Direktur Utama PLN NPC, Djarot Hutabri, menyampaikan proyek ini merupakan proyek luar negeri pertama PLN NPC yang menjadi fondasi ekspansi global perusahaan.

“Capaian ini mencerminkan kapabilitas, profesionalisme, dan komitmen seluruh insan PLN NPC dalam menghadirkan layanan konstruksi ketenagalistrikan yang andal, tepat waktu, dan berstandar global. Apresiasi dari TSG dan TNB menjadi bukti bahwa kami mampu memberikan nilai tambah bagi mitra strategis,” kata Djarot.

Dalam proyek ini, PLN NPC melaksanakan design and build untuk elektrifikasi ECRL Feeder Station yang mencakup pembangunan 132 kV Switching Station, instalasi Overhead Transmission Line (OHL) dan Underground Cable sepanjang 3 km, serta pekerjaan pendukung lainnya. Proyek ini merupakan bagian dari sistem elektrifikasi jalur ganda sepanjang 665 km yang menghubungkan Port Klang di Selangor hingga Kota Bharu di Kelantan.

ECRL merupakan proyek kereta api listrik yang sepenuhnya menggunakan tenaga elektrik untuk operasional penumpang dan kargo. Jaringan ini diproyeksikan mampu mengurangi emisi karbon hingga satu juta ton CO₂ per tahun setelah beroperasi pada 2027, sekaligus memperkuat konektivitas antara Pantai Timur dan wilayah tengah Semenanjung Malaysia.

Sebagai bagian dari konsorsium EPCC, PLN NP berperan dalam pengadaan peralatan utama, sementara PLN NPC mengeksekusi pekerjaan konstruksi dan komisioning. Proyek ini berlangsung sejak Juni 2024 dan ditargetkan rampung secara keseluruhan pada 2026.agk

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.