2024, Pertagas Catat Penyaluran Gas hingga 560 MMscf

oleh -22 views
oleh

JAKARTA. I GlobalEnergi.co – PT Pertamina Gas (Pertagas) sebagai bagian dari Subholding Gas Pertamina, melaporkan telah melakukan penyaluran gas bumi sebesar 560.523 Juta Standar Kaki Kubik (MMSCF) sepanjang tahun 2024.

Penyaluran ini mayoritas dialokasikan untuk pasokan gas dalam memenuhi kebutuhan sektor kelistrikan, sektor pupuk, dan sektor industri strategis nasional.

Direktur Utama PT Pertamina Gas, Indra P. Sembiring, menegaskan bahwa Pertagas telah berkontribusi dalam pengembangan industri nasional melalui penyediaan infratruktur penyaluran gas ke beberapa kawasan ekonomi khusus.

“Kami tidak hanya menjaga pasokan energi, tetapi juga secara aktif mendukung program pemerintah dalam mendorong hilirisasi industri dalam rangka memperkuat perekonomian nasional,” ujar Indra dalam keterangan tertulis, Sabtu (16/8/2025).

Jaringan pipa dan fasilitas penyaluran Pertagas, mencakup beberapa Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Indonesia. Diantaranya di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun Lhokseumawe Perusahaan mengoperasikan LNG Receiving and Regasification Terminal untuk memenuhi kebutuhan pembangkit listrik, Pupuk Iskandar Muda (PIM) dan industri di wilayah Lhokseumawe.

Lebih lanjut, LNG yang dilakukan regasifikasi dialirkan melalui pipa transmisi Arun-Belawan-KIM-KEK untuk supply gas kepada PT PLN Belawan serta sektor industri di Kawasan Industri Medan (KIM) dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mengkei.

Selain itu, Pertagas juga menjadi tulang punggung pasokan gas untuk industri pupuk nasional di Sumatera Selatan (PUSRI), Jawa Barat (Kujang), Jawa Timur (PKG), dan Kalimantan (PKT).

Di Pulau Jawa, Pertagas melaksanakan pengelolaan operasional Pipa Gas Cirebon-Semarang (Cisem) milik Kementerian ESDM, yang berperan vital dalam menyalurkan gas ke Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) dan Kawasan Industri Kendal (KIK).jef

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.