SURABAYA I GlobalEnergi.co – Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus menyiapkan hingga 8.200 kiloliter (KL) avtur untuk melayani 194 kelompok terbang (kloter) Musim Haji 2025 dari Juanda. Jumlah layanan tersebut sedikit lebih rendah dibandingkan dengan musim haji tahun sebelumnya tercatat 212 kloter.
Aviation Fuel Terminal Manager Juanda Dimas Bagus Satriyo Wibowo, memastikan, kecukupan ketersediaan pasokan avtur dan sarana fasilitas (sarfas) dalam kondisi aman untuk mendukung kelancaran penerbangan haji Embarkasi Surabaya yang berangkat dari Bandar Udara Internasional Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur. Embarkasi Surabaya sendiri akan memberangkatkan jemaah yang berasal dari Jawa Timur, Bali dan Nusa Tenggara Timur.
“Pada tahun ini terdapat 194 kloter yang dibagi menjadi dua tahap, 97 kloter untuk keberangkatan dan 97 kloter juga untuk kepulangan dengan jumlah jemaah haji mencapai 36 ribu orang,” kata Dimas saat memonitor proses pengisian perdana avtur, Jumat (2/5/2025)..
AFT Juanda sendiri sudah menyiapkan 48 operator dan 14 armada pengisian dengan kondisi stok aman.
Secara nasional, Pertamina Patra Niaga juga memastikan stok avtur sangat mencukupi untuk mendukung kelancaran penerbangan Haji 2025. Perseroan menyiapkan stok sebanyak 95 ribu kiloliter (KL) bahan bakar pesawat itu.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Heppy Wulansari mengatakan stok tersebut akan disebar di 13 bandara embarkasi Haji seluruh Indonesia.
“Sebanyak 95.700 kiloliter (KL) avtur disiapkan untuk mengantisipasi kebutuhan penerbangan haji selama dua fase operasional, yakni keberangkatan 2 Mei-1 Juni dan kepulangan 10 Juni-11 Juli 2025,” ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (25/4/2025) lalu.
Layanan Dua Fase
Secara terpisah, Ahad Rahedi, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus menjelaskan, layanan penerbangan haji 2025 akan terbagi dalam dua fase. Fase pertama mencakup keberangkatan jemaah haji dari Juanda menuju Madinah dan Jeddah yang berlangsung dari 2 hingga 31 Mei 2025. Sedangkan fase kedua adalah kepulangan jemaah haji dari Madinah dan Jeddah kembali ke Juanda, yang dijadwalkan pada 11 Juni hingga 10 Juli 2025.
“Tahun ini, pada fase pertama, kami memperkirakan kebutuhan avtur mencapai 2.035 KL, sedangkan pada fase kedua, estimasi penyaluran mencapai 6.157 KL,” ungkap Ahad.
Seiring dengan pelaksanaan ibadah haji, konsumsi harian avtur di AFT Juanda diperkirakan mengalami peningkatan signifikan. Konsumsi harian avtur akan meningkat lebih dari 18 persen dari rata-rata normal 701 KL per hari.
Ahad juga menambahkan, sebanyak 36 ribu jemaah yang diberangkatkan dari Embarkasi Surabaya ke Tanah Suci ditetapkan berdasarkan kuota nasional haji 2025. Ia memastikan, stok avtur yang tersedia di AFT Juanda akan lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan pasokan selama musim haji tahun ini.
“Dengan segala kesiapan ini, kami berharap para jemaah haji tidak terkendala pada proses keberangkatan dan kepulangan sehingga bisa menjalankan ibadah haji dengan tenang,” kata Ahad.agk





