ESDM Kawal Proyek Gardu Induk Prioritas PLN di Jatim

oleh -8 views
Dirjen Ketenagalistrikan, Kementerian ESDM (Energi dan Sumber Daya Mineral), Jisman P. Hutajulu, saat melakukan peninjauan lapangan di PLN UIT JBM sebagai lokasi pembangunan jaringan transmisi dan gardu induk prioritas di Jawa Timur, Jumat (22/3/2024).

SIDOARJO I GlobalEnergi.co – Upaya terus mempercepat sekaligus memperkuat sistem transmisi ketenagalistrikan di Jawa Timur, PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) membangun setidaknya tiga gardu induk prioritas. Ketiga proyek tersebut, yakni Gardu Induk Gas Insulated Switchgear Tegangan Ekstra Tinggi (GISTET) 500 kV Waru, Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi (GITET) 500kV Krian Ext dan GITET 500kV Bangil.

“Proyek ini merupakan salah satu proyek strategis yang setiap tahapnya harus dikawal. Sebab listrik menjadi penopang kemajuan suatu bangsa. Dan itu semua berawal dari ketersediaan infrastruktur ketenagalistrikan yang mumpuni. Ini menjadi tugas kita bersama, PLN dengan Pemerintah untuk mensukseskan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang tersebar di seluruh Indonesia,” ujar Dirjen Ketenagalistrikan, Kementerian ESDM (Energi dan Sumber Daya Mineral), Jisman P. Hutajulu, saat melakukan peninjauan lapangan di PLN UIT JBM sebagai lokasi pembangunan jaringan transmisi dan gardu induk prioritas di Jawa Timur, Jumat (22/3/2024).

Sementara, General Manager PLN UIT JBM, Amiruddin mengatakan, rencana pembangunan GISTET 500kV Waru ini merupakan bagian tidak terpisahkan dengan rencana pembangunan GITET 500kv Krian Ext dan SUTET 500kV Krian-Waru yang bertujuan untuk pemerataan beban dan subsistem. GISTET Waru juga diperlukan untuk keandalan Interbus Transformator (IBT) no 1 dan 2 GITET Krian yang saat ini pembebannya sudah mencapai 95%.

“Proyek ini direncanakan mulai terkontrak pada semester dua tahun 2024. Harapannya pada bulan Maret 2026 sudah bisa energize” papar Amiruddin.

Hingga saat ini, sudah dilakukan proses pembebasan lahan untuk dua tapak tower dan persiapan inventarisasi Right of Way (RoW) atau ruang bebas yang dibatasi oleh bidang vertikal dan horizontal di sekeliling dan sepanjang konduktor SUTET 500 kV tersebut.

“Proses pembangunannya masih panjang dan tentu saja membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, baik pemerintah pusat, pemerintah daerah dan masyarakat tentunya agar proyek ini dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi kita semua,” kata Amiruddin.

Direktur Transmisi dan Perencanaan Sistem PLN, E. Haryadi menegaskan, posisi penting proyek infrastruktur ketenagalistrikan ini. Sebaba dalam RUPTL PLN 2021-2030 terdapat jaringan transmisi dan Gardu Induk Prioritas yang harus segera diselesaikan, dimana GISTET 500kV Waru dan GITET 500kV Krian Ext merupakan salah satu prioritas PLN.

“Ini mengingat perannya untuk mempertahankan keandalan supply listrik bagi industri yang ada di sekitar Surabaya-Sidoarjo pada khususnya dan Jawa Timur pada umumnya, “ kata Haryadi.agk

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.