5 September, Harga Batubara Tembus 457,8 dollar AS/Ton

oleh -87 views


JAKARTA I GlobalEnergi.co – Harga komoditas batubara terpantau semakin mahal ke level 457,8 dollar AS per ton atau naik 5,24 persen pada, Senin (5/9/2022).

Mengutip tradingeconomics.com, harga batu bara stabil berada di zona hijau sejak 8 Agustus 2022 lalu. Saat itu, harga batu bara merangkak ke level 371 dollar AS per ton setelah sebelumnya jeblok ke level 361 dollar AS per ton.

Kemudian, harga komoditas fosil itu semakin perkasa ke level 401 dollar AS per ton pada 11 Agustus 2022. Lalu, naik ke level 422 dollar AS per ton pada 29 Agustus 2022. Pada 2 September bertengere di level 435 dollar AS per ton dan akhirnya 5 September kemarin tembus Rp 457,8 dollar AS per ton.

Lonjakan harga batu bara menjadi persoalan tersendiri bagi Indonesia. Pada awal Agustus 2022, Menteri ESDM Arifin Tasrif mengatakan PT PLN (Persero) dan industri dalam negeri lain terancam kekurangan pasokan emas hitam itu.

Menurut dia, perusahaan lebih banyak melakukan ekspor ketimbang memenuhi kewajiban pasokan batu bara untuk kepentingan di dalam negeri atau domestic market obligation (DMO).

“Ini mengakibatkan potensi industri dalam negeri bisa mengalami kekurangan,” ujar Arifin dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi VII DPR RI.

Kementerian ESDM mencatat harga batu bara internasional sudah menyentuh level di atas 340 dollar AS per ton pada awal bulan lalu. Tepatnya, harga batu bara ICE Newcastle berada di level 349 dollar AS per ton pada 8 Agustus 2022.

Sementara, harga DMO hanya 70 dollar AS per ton untuk sektor kelistrikan dan 90 dollar AS untuk industri non kelistrikan.

Arifin menilai pengusaha enggan memenuhi DMO karena sanksi berupa pembayaran denda kompensasi terbilang kecil. Di sisi lain, keuntungan dari ekspor lebih besar dibandingkan biaya sanksi.

“Untuk itu, ada kecenderungan untuk menghindari kontrak dengan industri dalam negeri,” jelas Arifin.

Berdasarkan data dari PLN, stok batu bara mereka memang meningkat di kisaran 5,1 juta hingga 5,7 juta metrik ton pada Februari hingga Juni 2022. Namun, trennya mulai menurun pada Juli hingga Agustus 2022.jef

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.