RI-India Sepakati Pengembangan Teknologi Hilirisasi Mineral, Libatkan Perminas

oleh -3 views
oleh

JAKARTA I GlobalEnergi.co – Indonesia dan India menyepakati nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) untuk pengembangan teknologi hilirisasi bagi pemisahan dan pemurnian logam tanah jarang (rare earth).

Melalui nota kesepahaman tersebut, kedua negara akan menjalankan proyek kerja sama melalui PT Perusahaan Mineral Nasional atau Perminas bersama dengan Non-Ferrous Materials Technology Development Centre (NFTDC) dan Midwest Ltd. NFTDC sendiri merupakan lembaga penelitian dan pengembangan otonom yang berlokasi di Kanchanbagh, Hyderabad, India, dan beroperasi di bawah naungan Kementerian Pertambangan, Pemerintah India.

Sementara Midwest Ltd adalah perusahaan batu alam dan pertambangan terkemuka yang terintegrasi di India dan dikenal secara global dalam mengekstraksi dan memproses granit hitam (termasuk Black Galaxy) dan kuarsa.

Adapun, MoU tersebut merupakan salah satu dari 16 poin kesepakatan yang dijajaki Pemerintah RI dan Pemerintah India saat pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Narendra Modi di Istana Merdeka, Selasa (7/7/2026).

Kepala Badan Industri Mineral (BIM) Brian Yuliarto yang sekaligus menjabat sebagai Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi mengatakan, Pemerintah Indonesia memang sedang melakukan penjajakan terkait dengan teknologi hilirisasi untuk pemisahan dan pemurnian logam tanah jarang.

“Jadi kami sudah beberapa kali tim dari Perminas dan BIM juga sudah ke India, sudah dilakukan pembicaraan-pembicaraan,” kata Brian di Kompleks Istana Kepresidenan, Selasa (7/7/2026).

Ia mengatakan, India memiliki teknologi-teknologi untuk pemurnian logam tanah jarang dan menawarkan teknologi untuk pembangunan industri magnet.

“Nah, ini kami sedang jajaki seperti apa, sehingga kami berharap kami juga bisa membangun industri magnet maupun pemurnian rare earth bekerja sama dengan India,” ujar Brian.

Seperti diketahui, Perminas merupakan BUMN yang dibentuk oleh Danantara dalam upaya memimpin hilirisasi dan eksplorasi logam tanah jarang serta mineral kritis di Indonesia.jef

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.