JAKARTA I GlobalEnergi.co – Perusahaan migas asal Italia, Eni, mengumumkan penemuan cadangan gas besar di Blok Ganal, lepas pantai Indonesia, Senin (20/4/2026).
Dalam pernyataan resminya dilansir dikutip Reuters, Eni menyebut estimasi awal temuan tersebut mencapai sekitar 5 triliun kaki kubik (Tcf) gas serta 300 juta barel kondensat.
Penemuan ini berasal dari sumur eksplorasi Geliga-1 yang dibor hingga kedalaman sekitar 5.100 meter di bawah permukaan, dengan kedalaman laut mencapai 2.000 meter.
Perusahaan saat ini masih melakukan analisis lanjutan untuk mengevaluasi opsi percepatan pengembangan lapangan. Kedekatan lokasi temuan dengan infrastruktur migas yang sudah ada maupun yang direncanakan dinilai membuka peluang sinergi, baik dari sisi waktu komersialisasi maupun efisiensi biaya.
Temuan terbaru ini berada di dekat lapangan gas Gula yang sebelumnya diperkirakan memiliki cadangan sekitar 2 Tcf, sehingga memperkuat potensi kawasan tersebut sebagai hub produksi gas baru.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan, pemerintah telah membentuk tim khusus untuk mempercepat pengembangan proyek tersebut. Pemerintah menargetkan produksi dapat dimulai pada 2028.
Menurut Bahlil, temuan ini berpotensi meningkatkan produksi gas Eni di Indonesia menjadi sekitar 2.000 juta kaki kubik standar per hari (MMscfd) pada 2028, naik signifikan dari posisi saat ini yang sekitar 700 MMscfd.
Sebagai informasi, Eni telah beroperasi di Indonesia sejak 2001 dan memiliki portofolio hulu migas yang mencakup kegiatan eksplorasi, pengembangan, hingga produksi di berbagai wilayah.jef






