JAKARTA I GlobalEnergi.co – PT Pertamina EP (PEP) Zona 4 mencatat peningkatan produksi minyak dan gas sepanjang 2025 yang turut menopang kinerja keuangan perusahaan. Produksi minyak PEP Zona 4 menembus 27.642 barel per hari (bopd), naik 6,6% dibandingkan realisasi 2024. Sementara itu, produksi gas mencapai 530,9 juta kaki kubik standar per hari (MMSCFD).
General Manager PEP Zona 4 Djudjuwanto mengungkapkan, pertumbuhan produksi migas menjadi fondasi penting bagi kinerja keuangan perusahaan.
“Melalui pengelolaan biaya yang disiplin dan optimalisasi lapangan secara berkelanjutan, PEP Zona 4 mampu menjaga kinerja operasional dan keuangan tetap solid,” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (9/2/2026).
Seiring dengan peningkatan produksi minyak, PEP Zona 4 juga berhasil menjaga efisiensi biaya. Biaya produksi migas pada 2025 tercatat sebesar US$ 9,37 per barel setara minyak (BOE), lebih rendah dibandingkan 2024 yang mencapai US$ 10,49 per BOE. Adapun biaya operasi berada di level US$ 11,18 per BOE, turun dari US$ 11,63 per BOE pada tahun sebelumnya.
Kinerja produksi migas yang solid tersebut turut mendorong capaian EBITDA PEP Zona 4 pada 2025 sebesar US$ 887,44 juta, melampaui target perusahaan sebesar US$ 865,96 juta.
PEP Zona 4 berada di bawah PHR Regional Sumatra Zona 4 yang mengoperasikan tujuh wilayah kerja di Sumatra Selatan dan sekitarnya, dengan pengawasan SKK Migas Perwakilan Sumatra Bagian Selatan.agk






