2024, PLN Nusantara Power Cetak Laba Bersih Rp 12,91 Triliun

oleh -64 views

JAKARTA I GlobalEnergi.co – PLN Nusantara Power (PLN NP), subholding pembangkitan dari PT PLN (Persero) membukukan laba bersih tahun 2024 sebesar Rp 12,91 triliun. Pencapaian laba tersebut melampaui target hingga 129% dari rencana kerja perusahaan.

Selain itu, PLN NP mencatatkan kontribusi signifikan terhadap laba konsolidasi induk usaha sebesar Rp 2,35 triliun atau setara 13,23% dari total laba PT PLN (Persero) sebesar Rp 17,76 triliun.

Direktur Utama PLN NP Ruly Firmansyah menjelaskan, capaian kinerja Perseroan ini merupakan hasil dari strategi efisiensi menyeluruh yang dilakukan perusahaan sepanjang tahun, sehingga mampu menekan Biaya Pokok Produksi (BPP), kenaikan kontribusi dividen cash asosiasi PLN NP, serta value creation yang juga bersumber dari penghematan biaya pemeliharaan dan efisiensi pembangkit. Melalui kinerja perusahaan yang mumpuni tidak saja berdampak positif pada keuangan perusahaan, namun juga memiliki kontribusi konstruktif yang mendorong perkonomian masyarakat.

“PLN Nusantara Power bukan hanya entitas bisnis, tetapi pilar penting dalam menjaga kedaulatan energi nasional dan mendorong pertumbuhan ekonomi rakyat melalui pasokan listrik yang andal,” kata Ruly dalam siaran pers, Jumat (20/6/2025)

Laba asosiasi yang disetorkan ini merupakan yang tertinggi sepanjang sejarah berdirinya PLN Nusantara Power sekaligus tertinggi di antara Subholding dan Anak Perusahaan PT PLN (Persero) lainnya.
Dari sisi produksi biaya listrik per kilowatt-hour (kWh), lanjut Ruly, perusahaan berhasil menekan biaya sebesar 11,4% lebih rendah dari target. Untuk penjualan terjadi peningkatan menjadi 63,42 TWh atau lebih tinggi 17% dari target.

Sebagai bagian dari dukungan terhadap penyediaan bisnis di luar ketenagalistrikan, PLN NP mampu mengembangkan potensi bisnisnya. Di tahun 2024, sebesar Rp 985,59 miliar yang dihasilkan perusahaan dan menyetorkan sebesar 7,45% dari total kontribusi pendapatan Beyond KWh PLN.

“Dari sisi aset, PLN Nusantara Power mengalami peningkatan karena ada Surplus Revaluasi Aset, dan progress Add On PLTGU Muara Tawar. Total aset perusahaan saat ini berada di Rp 355,5 triliun, “ tambah Ruly

Dengan seluruh capaian tersebut, kata Ruly, PLN Nusantara Power menatap tahun 2025 dengan semangat baru untuk melaju lebih cepat. Perusahaan berkomitmen untuk terus mendorong percepatan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan, memperluas kemitraan strategis, serta memainkan peran sentral dalam mewujudkan ketahanan energi dan transisi menuju masa depan yang rendah karbon untuk Indonesia.

Direktur Perencanaan Korporat dan Pengembangan Bisnis PT PLN (Persero) Hartanto Wibowo memberikan apresiasi khusus atas pencapaian Key Performance Indicator (KPI) atau tingkat keberhasilan dalam mencapai target atau tujuan yang telah ditetapkan PLN Nusantara Power sebesar 106,31%.

“ Sebab capaian itu merupakan tertinggi di antara Subholding dan anak perusahaan PLN. Kami sangat berharap laba asosiasi ini juga bertumbuh seiring dengan joint venture yang diciptakan PLN NP, “ kata Hartanto.agk

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.