PLN Pastikan Pasokan Listrik Lebaran 2024 Aman

oleh -12 views

JAKARTA I GlobalEnergi.co – PT PLN (Persero) memastikan pasokan listrik pada saat lebaran Idulfitri 1445 H dalam keadaan normal dan aman. Perusahaan listrik milik negara itu menyiagakan 81.591 personel.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo mengatakan, pihaknya sudah memastikan dengan melakukan persiapan dua bulan terakhir untuk sistem kelistrikan saat lebaran.

“Untuk itu kami sudah lalukan persiapan dalam dua bulan ini. Kami sudah melakukan persiapan dari energi primer dan pembangkitnya, dari sistem transmisi, sistem distribusi, sistem pelayanan pelanggan,” kata Darmawan saat rapat dengar pendapat dengan Komisi VI DPR, Rabu (3/4/2024).

Lebih lanjut, untuk lebaran Idulfitri 2024, kata Darmawan memiliki cadangan daya dan reserve margin yang lebih kokoh mencapai di atas 30%. Margin tersebut lebih kokoh jika dibandingkan dengan kondisi 2015.

“Saat ini sudah jauh lebih kokoh memiliki cadangan daya sangat besar dan reserve margin rata-rata di atas 30% dan ini adalah buah manis pengembangan ekspansi kelistrikan pembangkit, transmisi, dan distribusi. 2024 jauh lebih kokoh dibanding 2015,” tuturnya.

Darmawan menyebutkan, pihaknya telah menetapkan masa siaga pada periode lebaran 2024. Dimana masa tersebut dimulai sedari tanggal 3 April – 19 April 2024. Dengan masa siaga tersebut, PLN bakal mengerahkan ada 81.591 personel, 1.040 personel Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB), dan membangun 2.706 posko pada lebaran tahun ini. PLN, kata Darmawan juga sudah menyiapkan dan memastikab cadangan energi primer baik itu batu bara, gas dan BBM dalam kondisi yang aman.

“Untuk memastikan kondisi aman, kita sudah majukan seluruh jadwal pemeliharan, seperti pemeliharan pembangkit, transmisi, dan untuk jaringan diatribusi dan saluran ke pelanggan,” ujarnya.

Selain itu, Darmawan menuturkan bahwa pihaknya sudah melakukan screening dan patroli rutin untuk memastikan keadaan kelistrikan untuk konsmen terjaga.

“Sehingga jalannya lebaran bagi konsumen bisa berjalan dengan lancar,” ujar Darmawan.

Secara terpisah, General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur, Agus Kuswardoyo mengatakan sebanyak 4.782 personel disiagakan di 144 posko seluruh Jawa Timur pada masa siaga 3 – 18 April 2024. Hal ini disampaikan langsung dalam Press Conference yang digelar di Surabaya, Rabu (3/4).

Disebutkan, saat ini daya mampu kelistrikan di Jatim 9.999 MW. Sementara beban puncak 6.413 MW. Demgan demikian masih ada cadangan daya sebesar 2.204 MW atau sebesar 34,36%.

“PLN juga memproyeksikan beban puncak pada hari idul fitri turun sebesar 16,73% dikarenakan banyaknya industri yang berhenti produksi sehingga dipastikan cadang daya menjadi lebih besar,” katanya.

Ditegaskan, dari pembangkitan hingga distribusi semua sudah disiapkan. Prioritas pengamanan pada lokasi ibadah, lapangan kegiatan keagamaan, obyek vital seperti bandara, stasiun, terminal, pelabuhan dan lainnya.

Personel dilengkapi dengan 88 genset mobile, 49 Uniterruptible Power Supply (UPS), 199 Unit Gardu Bergerak (UGB), 12 UKB, 14 crane dan 1 mini scada mobile.

“Mengakomodir meningkatnya jumlah kendaraan listrik, kami menambah 47 Unit SPKLU di sepanjang jalan tol Jawa Timur menjadi 55 Unit SPKLU tersebar di 19 lokasi untuk mendukung perjalanan mudik. Keseluruhannya sudah dicek kesiapannya,” tambah Agus.

Dengan demikian total di Jawa Timur telah terdapat 108 unit SPKLU yang tersebar di 49 lokasi. Masyarakat pengguna kendaraan listrik dapat mengetahui lokasi SPKLU terdekat dengan menggunakan informasi SPKLU yang tersedia di aplikasi PLN Mobile.

Tak hanya itu, PLN juga telah melakukan gelar pasukan dan peralatan, assesment lokasi siaga hingga koordinasi dengan stakeholder di tiap-tiap lokasi.agk,jef

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.