Hebang Biotechnology Bangun Pabrik di JIIPE Kelolaan AKR Rp 12 Triliun

oleh -35 views
oleh


JAKARTA I GlobalEnergi.co – PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) mengumumkan keterbukaan informasi terbarunya, terkait calon tenant anak usaha perseroan, yaitu PT Berkah Kawasan Manyar Sejahtera (BKMS), pengembang dan pengelola Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE).

Direktur dan Sekretaris Perusahaan AKR Corporindo, Suresh Vembu menjelaskan, pada 30 Agustus 2023, Sichuan Hebang Biotechnology Co Ltd telah mengumumkan perjanjian pengikatan jual beli bersyarat (PPJB) atas lahan JIIPE yang diteken pada 28 Agustus 2023.

Hebang merupakan calon tenant BKMS. Hebang berencana menginvestasikan 800 juta dollar AS atau sekitar Rp 12 triliun untuk pembangunan pabrik di atas lahan seluas 67 hektare yang ditujukan sebagai basis produksi bahan kimia di Kawasan Ekonomi Khusus JIIPE, Surabaya, Jawa Timur.

Di saat yang sama, lanjut Suresh Vembu, Hebang menandatangani letter of intent dengan AKR Corporindo untuk mendirikan perusahaan patungan di JIIPE.

“Dalam persetujuan tersebut, Hebang (atau afiliasinya atau anak perusahaannya) akan memegang 90% saham, dan AKR (atau afiliasinya atau anak perusahaannya) akan memegang 10% saham sebagai entitas investasi, konstruksi, dan operasi untuk proyek tersebut di Indonesia,” terang Suresh Vembu dalam keterangan resmi, Kamis (31/8/2023).

Sebagai informasi, AKRA telah menjual sekitar 36,6 ha lahan di JIIPE sepanjang semester pertama 2023. Rinciannya, AKRA berhasil menjual sekitar 17 hektare (ha) lahan di JIIPE pada kuartal kedua 2023. Sementara pada kuartal pertama 2023, AKRA membukukan penjualan lahan seluas 19,6 ha.

Adapun dengan target penjualan lahan hingga 75 ha, pendapatan yang disumbang oleh JIIPE diperkirakan menembus angka Rp 1,8 triliun tahun ini. Kontribusi JIIPE terhadap laba kotor AKRA akan mencapai 33% pada tahun 2027 dari sebelumnya hanya 14% di tahun 2022.fan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.