SKK Migas bersama Husky-CNOOC Madura Limited (HCML) kembali menggelar kegiatan Edu Visit Periode I 2026. Edu Visit merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan sebagai bentuk komitmen SKK Migas – HCML untuk mendapatkan dukungan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (Migas) dari masyarakat Indonesia, khususnya di wilayah terdampak operasi HCML.
Kegiatan edukatif ini dilaksanakan dalam bentuk pengenalan fasilitas industri migas melalui miniatur fasilitas lapangan yang ditampilkan di Edu Corner. Kemudian, dilanjutkan dengan pemaparan materi serta diskusi interaktif.
Pada Edu Visit kali ini, peserta berasal dari kalangan aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) PC Kabupaten Sampang. Total peserta sebanyak 10 orang berikut 2 orang pendamping PPM HCML di wilayah Kabupaten Sampang. Seluruh peserta merupakan mahasiswa dari 5 Perguruan tinggi swasta di Kabupaten Sampang yakni, IAI Najatuttulab, STKIP PGRI, STAI RUA, STAI MA’ARIF dan IKIP Widya Darma.
Kegiatan juga melibatkan SKK Migas Perwakilan Jabanusa, Departemen ROR, Departemen HSSE dan Pendamping Program PPM di Area Sampang (Trunojoyo Amanah Sagara)
Adapun tujuan kegiatan, antara lain :
- Meningkatkan pengetahuan dan pemahaman peserta melalui informasi secara langsung dari SKK Migas Jabanusa mengenai Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (Migas), termasuk proses eksplorasi, produksi, dan distribusi migas.
- Memberikan wawasan secara langsung mengenai kegiatan operasional KKKS Migas serta penerapan teknologi, keselamatan kerja, dan pengelolaan lingkungan di industri migas.
- Memberikan pengalaman edukatif melalui diskusi interaktif, pemaparan materi, serta pengenalan fasilitas dan teknologi yang digunakan dalam industri migas.
- Memberikan informasi mengenai kontribusi SKK Migas – HCML mengenai Program Pelibatan dan Pengembangan Masyarakat (PPM), mulai dari definisi, tujuan, dasar hukum, hingga alur pelaksanaannya.
- Menjadi sarana bagi peserta/masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, masukan secara langsung kepada pihak SKK Migas dan HCML.
Dalam sambutannya, Manager Regional Office & Relations HCML, Hamim Tohari menegaskan, pentingnya program Edu Visit sebagai sarana edukasi dan komunikasi untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap sektor minyak dan gas bumi (migas). Program ini diharapkan dapat menjadi langkah antisipatif terhadap berkembangnya berbagai opini maupun informasi yang kurang tepat di tengah masyarakat terkait industri migas.
“Kami berharap para peserta Edu Visit dapat berperan aktif sebagai penyambung informasi yang positif dan akurat kepada Masyarakat. Sekaligus membantu meluruskan berbagai isu sosial yang berkembang agar tercipta pemahaman yang lebih baik mengenai kontribusi dan peran industri migas bagi pembangunan serta kesejahteraan Masyarakat,” kata Hamim di Ruang Meeting Trunojoyo – Prameswari Kantor HCML Surabaya, Selasa (12/5/2026).

Sementara itu, Kepala Perwakilan SKK Migas Jawa, Bali dan Nusa Tenggara (Jabanusa), Anggono Mahendrawan, yang diwakili Erwin Andrianto Redy menyampaikan, kegiatan Edu Visit telah dilaksanakan sebanyak lima kali sebagai bagian dari komitmen SKK Migas dalam memperkuat edukasi publik terkait industri hulu minyak dan gas bumi.
Menurut Erwin, program ini tidak hanya menjadi sarana pembelajaran, tetapi juga ruang dialog dan berbagi informasi antara industri migas dengan masyarakat, mahasiswa, serta para aktivis.
”Melalui kegiatan Edu Visit, peserta dapat memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai proses operasional industri hulu migas, kontribusinya terhadap pembangunan daerah, hingga perannya dalam mendukung ketahanan energi nasional, khususnya di Kabupaten Sampang,” katanya.
Karena itu, ia berharap, kegiatan ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan agar mampu meningkatkan wawasan, membangun pemahaman yang positif, serta mempererat hubungan antara industri migas dan Masyarakat.
Sementara Head of Regional Office & Gov. Affairs HCML, Natalia Brilianti, selaku PIC Edu Visit SKK Migas–HCML menjelaskan, pihaknya mengundang sejumlah pemateri dalam kegiatan tersebut. Di antaranya, Analis Departemen Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Jabanusa, Cindy Koeshardini, yang membawakan materi berjudul Overview Kegiatan Industri Hulu Migas di Wilayah Jabanusa, Jr. Officer Government & Public Relations HCML, Shindy Untari, yang menyampaikan materi terkait Introduction to ROR.
Pemateri lain yang dihadirkan dalam Edu Visit adalah Officer Field Environment HCML, Fitriandika Nugraha, dengan materi HCML Environment Compliance & Awareness, serta Officer Site Relations (Sampang Area) HCML, Feri Ferdiansyah, yang menyampaikan materi mengenai gambaran umum Program Pelibatan dan Pengembangan Masyarakat (PPM) di Kabupaten Sampang.
Selain itu, Ketua Trunojoyo Amanah Sagara (TAS) turut menyampaikan materi tentang pendampingan Program PPM dan kendala yang dihadapi di lapangan di Kabupaten Sampang.
Ketua PC PMII Sampang, Latifah menyampaikan terima kasih atas pelibatan PC PMII Kabupaten Sampang dalam kegiatan Edu Visit SKK Migas – HCML di Surabaya. Latifah menilai kegiatan tersebut sangat baik dan memberikan banyak ilmu serta pengalaman baru terkait industri Hulu Migas.
Menurutnya, selama ini pemahaman peserta hanya sebatas eksplorasi dan eksploitasi, namun melalui kegiatan ini diketahui bahwa terdapat banyak tahapan dan persiapan yang diperlukan dalam proses pengadaan Migas sebagai salah satu kebutuhan Pembangunan Negara.
“Kami berharap kegiatan positif seperti ini dapat terus dilaksanakan dan informasinya dapat tersampaikan hingga ke masyarakat di tingkat akar rumput,” kata Latifah.*







