SURABAYA I GlobalEnergi.co – Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus melalui Aviation Fuel Terminal (AFT) Juanda menyiapkan 9.286 kilo liter Avtur untuk memenuhi kebutuhan penerbangan haji pada periode Haji tahun 2026. Kesiapan penyediaan energi untuk melayani 232 kloter penerbangan dari Juanda.
“Dimana 232 kloter dibagi menjadi dua tahap, 116 kloter untuk keberangkatan dan 116 kloter juga untuk kepulangan dengan jumlah jemaah haji mencapai 44 ribu orang,” kata Dimas Bagus Satriyo Wibowo, Aviation Fuel Terminal Manager Juanda dalam siaran pers, Kamis (23/4/2026).
AFT Juanda sendiri, kata Dimas, sudah menyiapkan 48 operator, 9 armada pengisian, dan 7 hydrant dispenser dengan stok aman.
Secara terpisah, Ahad Rahedi, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, menjelaskan, layanan penerbangan haji tahun ini terbagi dalam dua fase, yaitu fase I pada 22 April hingga 21 Mei 2026 dan fase II pada 1 hingga 30 Juni 2026. Pertamina Patra Niaga memastikan keandalan suplai Avtur di seluruh titik layanan penerbangan haji melalui sistem rantai pasok yang terintegrasi, mulai dari Kilang, Terminal BBM, Terminal Aviasi hingga layanan into-plane. Hal ini dilakukan untuk menjamin kelancaran operasional penerbangan haji secara aman, tepat waktu, dan sesuai standar layanan.
“Tahun ini, pada fase pertama, kami memperkirakan kebutuhan avtur mencapai 2.261 kilo liter, sedangkan pada fase kedua, estimasi penyaluran mencapai 7.025 kilo liter,” kata Ahad.
Ahad juga menambahkan, sebanyak 44 ribu jemaah yang diberangkatkan dari Embarkasi Surabaya ke Tanah Suci ditetapkan berdasarkan kuota nasional haji 2026. Ia memastikan, stok avtur yang tersedia di AFT Juanda akan lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan pasokan selama musim haji tahun ini.
“Dengan segala kesiapan ini, kami berharap para jemaah haji tidak terkendala pada proses keberangkatan dan kepulangan sehingga bisa menjalankan ibadah haji dengan tenang,” kata Ahad. agk






