JAKARTA I GlobalEnergi.co – Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) bersama PT Pertamina Patra Niaga mengawal kenyamanan masyarakat dalam menikmati masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). YLKI dan anak usaha PT Pertamina (Persero) itu pun melakukan kunjungan ke SPBU dan fasilitas layanan di Rest Area KM 57, Selasa (23/12/2025).
Kunjungan ini diisi dengan rangkaian kegiatan uji tera alat ukur BBM, sapa pelanggan, pemberian bingkisan apresiasi kepada operator SPBU, serta pengecekan kesiapan fasilitas Serambi MyPertamina.
Ketua YLKI Niti Emiliana menanggapi positif layanan yang disiapkan Pertamina Patra Niaga selama periode libur akhir tahun. Menurutnya, langkah yang dilakukan Pertamina Patra Niaga menjelang periode Nataru merupakan bentuk tanggung jawab korporasi dalam memastikan konsumen mendapatkan produk sesuai standar, baik dari sisi kualitas maupun kuantitas.
“Melihat kebutuhan konsumen yang semakin beragam, Pertamina menghadirkan berbagai inovasi untuk mendukung kenyamanan, keamanan berkendara, serta kemudahan dalam mengakses produk dan layanan energi,” ujar Niti melalui keterangan resmi.
Sementara itu, Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo Putra mengatakan, dalam mendukung kelancaran Nataru, Pertamina membentuk dan mengoperasikan Satuan Tugas (Satgas) hingga 11 Januari 2026. Satgas ini bertugas memastikan ketersediaan dan kelancaran distribusi BBM, LPG, dan Avtur di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat.
“Selama periode Natal dan Tahun Baru, kami hadir dengan semangat Melayani Sepenuh Hati. Satgas Pertamina Patra Niaga bertugas 24 jam, termasuk di hari libur dan pergantian tahun, untuk memastikan masyarakat merasa aman, nyaman, dan ditemani selama perjalanan liburannya,” ujar Mars Ega. U
ntuk mendukung kelancaran distribusi energi, Pertamina Patra Niaga menyiagakan seluruh infrastruktur energi nasional yang terdiri dari 7.885 SPBU, 6.777 Pertashop, 6.634 Agen LPG, 736 SPBE, serta 223 Agen Minyak Tanah di seluruh Indonesia. Distribusi energi difokuskan pada jalur tol, jalur wisata, jalur lintas utama, bandara, dan pelabuhan, serta disiapkan secara adaptif melalui jalur darat, laut, dan udara apabila terjadi kondisi darurat atau gangguan akses.
Selain itu, Pertamina Patra Niaga juga menyiapkan penguatan layanan berupa 1.866 SPBU 24 Jam, 6.231 Agen LPG Siaga, serta 210 unit mobil tangki siaga. Adapun untuk menjangkau titik-titik padat, disiagakan pula 70 unit modular dan 45 unit Layanan BBM & Kiosk Pertamina Siaga di 53 titik strategis selama periode Nataru.
Guna menambah kenyamanan masyarakat, Pertamina Patra Niaga menghadirkan berbagai layanan tambahan. Layanan itu antara lain 188 unit Layanan Motoris BBM untuk kondisi darurat di jalur macet, 1.819 outlet PDS Bright Gas, serta 34 titik Serambi MyPertamina yang tersebar di jalur tol, jalur wisata, bandara, dan pelabuhan.
Ganti Oli Gratis
Sementara di Surabaya, Pertamina Patra Niaga menggelar kegiatan Pertamina Patra Niaga Berbagi yang menyalurkan bantuan pendidikan serta layanan ganti oli gratis bagi para pengemudi ojek online beserta keluarga di Surabaya. Kegiatan ini merupakan bagian dari Enduro Entrepreneurship Program yang digelar di SPBU COCO Jemursari, Surabaya, Rabu (24/12/2025).
Pada kegiatan ini, Pertamina Patra Niaga menyalurkan bantuan paket alat pendidikan sekolah bagi 500 anak pengemudi ojek online di Surabaya, sekaligus memberikan layanan ganti oli gratis dengan penyaluran sebanyak 300 botol oli.
Mars Ega mengatakan, kegiatan Pertamina Patra Niaga Berbagi merupakan komitmen Pertamina yang dijalankan melalui Pertamina Patra Niaga sebagai perusahaan energi nasional yang turut memberikan kontribusi sosial kepada masyarakat.
“Pertamina Patra Niaga ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat, khususnya para pengemudi ojek online beserta keluarga, yang memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas dan aktivitas ekonomi sehari-hari. Kami memahami bahwa para pengemudi ojek online merupakan bagian dari penggerak perekonomian yang bekerja keras dan penuh dedikasi,” ujar Mars Ega.
Ia menambahkan, sebagai bentuk kepedulian terhadap masa depan generasi bangsa, bantuan pendidikan ini diharapkan dapat mendukung anak-anak pengemudi ojek online dalam menempuh pendidikan mereka.
“Kami meyakini bahwa pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang sangat penting dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing,” tambahnya.
Secara nasional, Enduro Entrepreneurship Program dilaksanakan di 16 titik di berbagai provinsi, melibatkan 70 bengkel mitra dari Sales Region 1 hingga 7, serta unit produksi Pertamina Lubricants di Cilacap, Gresik, dan Jakarta. Di tahun 2025, program ini menjangkau sekitar 6.000 pelanggan yang mendapatkan servis dan ganti oli gratis, mendistribusikan ratusan botol oli, serta memberikan manfaat pendidikan bagi ratusan anak keluarga pengemudi ojek online.jef, agk





