Matahari menyinari Pulau Jawa bermula di Jawa Timur, begitu pula harapan baru yang kini hadir. Kesadaran Kesehatan Berbasis Masyarakat alias Sahabat Pertamina, sebuah program pelibatan dan pengembangan masyarakat (PPM) di bidang kesehatan terintegrasi yang diinisiasi oleh Pertamina EP Sukowati Field (PEP Sukowati) menjadi harapan baru bagi masyarakat Desa Rahayu, Kecamatan Soko, serta Desa Bulurejo, dan Desa Kebonagung, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban, Provinsi Jawa Timur.
Program ini hadir menjawab permasalahan di masyarakat terkait sulitnya mengakses fasilitas kesehatan. Tak peduli pagi atau malam, tenaga paramedis kini siap melayani tiga desa di sekitar wilayah operasional perusahaan yang menjadi cakupan layanan.
Sebelum adanya program Sahabat Pertamina, fasilitas dan tenaga kesehatan di desa-desa tersebut sangat minim. Masyarakat harus menempuh jarak 15 kilometer untuk mengakses Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) terdekat dari desa. Kebutuhan akses terhadap fasilitas kesehatan juga tinggi mengingat 25% dari jumlah penduduk Desa Rahayu tergolong lanjut usia (lansia). Terdapat pula 8 balita terindikasi stunting dan 44 balita terindikasi mengalami gizi buruk. Tak hanya itu, kesadaran masyarakat dalam Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) juga masih tergolong minim.
Mempertimbangkan kondisi tersebut, program yang bermula pada tahun 2019 ini mendorong PEP Sukowati menginisiasi penyelesaian masalah yang terjadi melalui berbagai kegiatan, antara lain:
1.Pemeriksaan dan pengobatan gratis masyarakat secara rutin
2.Penyediaan mobil layanan kesehatan dan tenaga paramedis yang siap melayani selama 24 jam
3.Penyediaan Posyandu bagi lansia, remaja, dan balita
4.Kegiatan kelas Ibu Hamil dan kelas keluarga muda
5.Peningkatan kapasitas kader Posyandu
6.Kegiatan kelas balita
Beragam lapisan masyarakat telah merasakan dampak positif program Sahabat Pertamina. Hingga Agustus 2025, sebanyak 177 orang telah menggunakan mobil layanan kesehatan dan tenaga paramedis. Kegiatan pengobatan masyarakat juga turut dimanfaatkan oleh 200 orang yang tersebar di Desa Rahayu dan Desa Bulurejo. Khusus Posyandu Lansia, terdapat 150 orang lansia yang memanfaatkan secara aktif setiap bulannya.

Sementara itu, terdapat 336 penerima manfaat pada program gizi balita dan ibu hamil, terdiri dari 82 orang pada kelas Balita, 172 orang pada kelas Ibu Hamil, dan 82 orang pada keluarga muda siaga stunting dan kesehatan mental. Pada sisi lainnya, penerima manfaat Posyandu remaja sepanjang bulan April hingga Juli 2025 menembus angka 168 orang, dan penerima manfaat peningkatan kapasitas kader kesehatan sepanjang Juni hingga Juli mencapai 30 orang.
Dampak nyata kepada masyarakat berhasil mengantarkan Sahabat Pertamina mendapatkan berbagai penghargaan bergengsi tingkat nasional. Pada tahun 2022, Sahabat Pertamina berhasil meraih Gold Winner pada TOP CSR Awards. Tidak berhenti pada penghargaan tersebut, Sahabat Pertamina kembali berhasil meraih penghargaan pada tahun 2023 yaitu Platinum Winner pada Indonesia Social Responsibilty Award. Penghargaan-penghargaan tersebut merupakan hasil dari sinergi segala pihak, termasuk masyarakat dan PEP Sukowati Field.
Sahabat Pertamina menjadi bukti nyata kepedulian PT Pertamina EP Sukowati Field pada masyarakat sekitar. Di balik roda mobil layanan yang selalu berputar, terselip semangat gotong royong, kepedulian, dan kemandirian yang tercipta. Program ini bukan sekadar upaya meningkatkan kesehatan masyarakat, namun juga menumbuhkan kepercayaan bahwa desa-desa di sekitar wilayah operasi perusahaan dapat tumbuh lebih sehat, mandiri, dan sejahtera.*





