PLN Segera Gelar Proyek Strategis Kelistrikan di Bali

oleh -69 views


BALI I GlobalEnergi.co – Dalam memperkuat sistem ketahanan kelistrikan di Provinsi Bali, PLN segera menggelar sejumlah proyek strategis nasional (PSN) sektor ketenagalistrikan mulai dari peningkatan kapasitas Pembangkit Listrik, pembangunan Gardu Induk, hingga perluasan cakupan transmisi melalui pembangunan tower Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV maupun Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) 500 kV.

Hal itu setidaknya terungkap dalam audiensi PLN group yang memiliki wilayah operasional di Pulau Bali, yakni Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM), Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Timur dan Bali (UIP JBTB), Unit Induk Distribusi Bali (UID Bali), PLN Indonesia Power, serta PLN Icon Plus,dengan Gubernur Provinsi Bali Wayan Koster bersama jajaranya di Denpasar, Rabu (23/7/2025).

Audiensi ini sebagai bentuk tindak lanjut pasca telah disahkannya RUPTL (Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik) 2025-2034 . Di dalam RUPTL, PLN telah menyusun berbagai rencana pengembangan infastruktur ketenagalistrikan termasuk untuk peningkatan ketahanan energi bagi Bali. Di antaranya pembangunan Sutet 500 kV Gilimanuk-Antosari di Kabupaten Jembrana dan Tabanan.

Executive Vice President Kontruksi Jawa, Madura, Bali, Maluku, Papua dan Nusa Tenggara PT PLN (Persero), Ratnasari Sjamsudin menyampaikan pembangunan SUTET 500kV Gilimanuk-Antosari merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) sesuai dengan RUPTL Tahun 2025-2034 yang bertujuan untuk menjaga keandalan dan perkuatan sistem kelistrikan di Provinsi Bali dalam mengantisipasi pertumbuhan kelistrikan yang cukup tinggi.

Dalam audiensi itu Gubernur Bali Wayan Koster pada audiensi tersebut menyatakan, Pemerintah Provinsi Bali siap untuk mendukung pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan PLN di Pulau Bali dalam misi menjalankan Proyek Strategis Nasional yang telah diamanahkan melalui RUPTL. Hal ini merupakan wujud kepedulian terhadap kebutuhan tenaga listrik bagi masyarakat Bali yang semakin meningkat.

Ia menjelaskan, sebagai daerah tujuan wisata utama di Indonesia bahkan Dunia, Bali memerlukan kepastian ketersediaan energi khususnya listrik. Ia menginginkan upaya PLN untuk memperkuat sistem kelistrikan di Bali sejalan dengan program Bali Mandiri Energi yang ramah lingkungan.

Sementara itu, General Manager PLN UIT JBM, Handy Wihartady juga memberikan apresiasi terhadap dukungan dari Pemprov Bali, terutama karena pengembangan jalur transmisi di wilayah Pulau Bali dianggap sangat urgen untuk segera dieksekusi, mengingat kondisi peralatan kelistrikan di Bali memang butuh peningkatan kapasitas agar keandalan pasokan tenaga listrik dapat terpenuhi seiring kemajuan perekonomian di Bali.

“Kami sangat mengapresiasi sikap Pemerintah Provinsi Bali yang telah memberi dukungan terhadap keberlangsungan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan di Pulau Bali. Proyek Strategis Nasional yang akan dieksukusi tentunya akan semakin memperkuat pasokan energi listrik untuk Pulau Bali,” kata Handy.

Saat ini pasokan listrik untuk Pulau Bali bersumber dari Pembangkit-pembangkit lokal sebesar 70% sedangkan 30% lagi bersumber dari transfer energi dari Pulau Jawa yang dialirkan melalui SKLT (Saluran Kabel Laut Tegangan Tinggi) yang membentang di bawah perairan Selat Bali dari Ketapang Banyuwangi hingga ke Gilimanuk Bali. agk, ins

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.