Percepat Pengembangan Ekosistem Hidrogen, PLN Nusantara Power Siap Berkolaborasi

oleh -24 views
Tanki penyimpanan 100% Green Hydrogen tampak berdiri di area Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Muara Tawar, milik PLN Nusantara Power.


JAKARTA I GlobalEnergi.co – PLN Nusantara Power (PLN NP) PLN NP membuka diri untuk berkolaborasi dengan berbagai mitra strategis, termasuk perusahaan berpengalaman dalam produksi, penyimpanan, dan pemanfaatan hidrogen. Pasalnya, sampai saat ini, green hydrogen dari PLN NP masih diproduksi dalam jumlah terbatas di beberapa pembangkit di Jawa.

“Ke depan, PLN NP akan terus mengkaji model bisnis dan potensi pengembangan hidrogen secara komersial, selaras dengan strategi PLN Group melalui PLN Energi Primer Indonesia (EPI), yang akan berperan sebagai penyedia energi primer rendah emisi termasuk hidrogen dan ammonia,” kata Direktur Utama PLN NP, Ruly Firmansyah dalam siaran pers, Senin(26/5/2025).

Ia mengatakan,m PLN NP kini memanfaatkan hidrogen tak hanya sebagai pendingin generator, tetapi juga untuk riset kendaraan listrik hidrogen dan pembangkit listrik berbasis fuel cell. Hidrogen merupakan unsur paling ringan dan melimpah di alam semesta, dengan energi per kilogram setara sekitar 3,3 liter bahan bakar minyak.

“Keunggulannya sebagai sumber energi bersih menjadikannya kandidat utama dalam dekarbonisasi sektor transportasi dan ketenagalistrikan,” kata Ruly..

Ia juga menegaskan, inovasi hidrogen PLN NP bukan hanya wacana, tapi bukti nyata transisi menuju energi bersih.

“Kami berkomitmen menjadikan hidrogen sebagai bagian penting dalam bauran energi nasional di masa depan,” ujar Ruly.

Seperti diketahui, PLN NP telah membangun Green Hydrogen Plant (GHP) pertama di Indonesia yang berlokasi di PLTGU Muara Karang. Teknologi ini memanfaatkan proses elektrolisa air dengan energi dari PLTS, sehingga menghasilkan hidrogen hijau (green hydrogen) yang bebas emisi karbon. GHP ini saat ini menghasilkan hingga 95 ton hidrogen per tahun dan digunakan untuk riset pembangkitan dan mobilitas.

Disebutkan, Hydrogen Fuel Cell Generator (HFCG) berkapasitas 100 kVA telah digunakan untuk berbagai event nasional, termasuk PLN Electric Run 2024, dan berhasil menekan emisi hingga 14 ton CO₂. H-E Nusantara, kendaraan hybrid listrik-hidrogen hasil kolaborasi dengan ITS, dapat menempuh jarak hingga 270 km dengan pengisian hidrogen hanya 5 menit.

Kemudian Hydrogen Refueling Station (HRS) telah dibangun secara terbatas untuk mendukung uji coba kendaraan hidrogen.

Selain itu, lanjut Ruly, PLN NP juga tengah mengembangkan pemanfaatan hidrogen untuk pembangkitan listrik melalui teknologi fuel cell dan mesin pembakaran dalam (ICE), yang mampu menggantikan bahan bakar fosil dengan efisiensi konversi energi hingga 60%, jauh lebih tinggi dibandingkan PLTU konvensional.

Dengan penguatan aset, kompetensi SDM, dan dorongan inovasi berkelanjutan, ia optimistis, PLN Nusantara Power bisa menjadi pemain utama dalam transisi energi bersih nasional menuju masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan.agk

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.