2024, United Tractors Terima REC di 28 Lokasi Cabang Operasional

oleh -90 views
Penyerahan Renewable Energy Certificate (REC) kepada tim PT United Tractors Tbk (UT) Cabang Sampit oleh PT Perusahaan Listrik Negara (PLN).

JAKARTA I GlobalEnergi.co – Dalam mendukung transisi energi bersih, PT United Tractors Tbk (UT) sepanjang tahun 2024 berhasil meraih renewable energy certificate (REC) dari Perusahaan Listrik Negara (PLN) di 28 lokasi operasional yang tersebar di UT Head Office (HO), cabang, dan site di seluruh Indonesia. Melalui REC tersebut, UT dapat mengurangi emisi Gas Rumah Kaca (GRK) hingga 12.596 Ton CO2eq.

“Inisiatif ini sejalan dengan komitmen perusahaan dalam meningkatkan penggunaan energi baru terbarukan (EBT) yang sesuai dengan aspirasi keberlanjutan Astra Tahun 2030,” kata General Affairs and ESG Project Senior Manager UT, Bagus Setiawan dalam siaran pers, Senin (27/1/2025).

Dipaparkan, sepanjang tahun 2024, UT HO di Cakung, Jakarta Timur menerima sebanyak 8.964 unit REC. Sementara itu, total 5.730 unit REC lainnya dialokasikan ke 18 cabang dan 9 site operasional di seluruh Indonesia. Lokasi cabang tersebut mencakup UT Cabang Surabaya, Balikpapan, Semarang, Manado, Samarinda, Medan, Pekanbaru, Padang, Jayapura, Banjarmasin, Bandar Lampung, Pontianak, Sorong, Jambi, Tarakan, Sampit, Palembang, dan Makassar.

Adapun site operasional meliputi UT Site Tanjung Enim, Muara Lawa, Batulicin, Satui, Loa Janan Sanga, Tenggarong, Rantau, dan Tanjung.

“Dari total REC ini, pengurangan emisi GRK yang dapat diturunkan UT HO sebesar 7.769 Ton CO2eq, sementara cabang dan site menyumbang penurunan hingga 4.827 Ton CO2eq,” kata Bagus.

Energi listrik REC ini, lanjut Bagus, berasal dari tiga sumber EBT utama, yakni Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Ulubelu yang memanfaatkan aliran Sungai Way Semaka, Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung. Selain itu, PLTA Bakaru yang memanfaatkan aliran Sungai Mamasa, Kabupaten Pinrang dan Kabupaten Tana Toraja, Provinsi Sulawesi Selatan. Sumber lainnya berasal dari Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Lahendong yang memanfaatkan energi panas bumi di Kawasan Gunung Lokon dan Kawasan Vulkanik Lahendong, Kota Tomohon, Provinsi Sulawesi Utara.

Melalui REC ini, UT memastikan energi listrik yang digunakan bersumber dari EBT. Hal ini merupakan upaya Perusahaan dalam mendukung transisi energi bersih melalui implementasi aspek environmental, social, and governance (ESG) dalam operasional bisnisnya.

REC Museum SBY-Any
Sementara PLN juga menyerahkan REC kepada Museum SBY Ani di Pacitan. Penyerahan sertifikat dilakukan General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur, Ahmad Mustaqir kepada Direktur Administrasi Museum dan Galeri SBY Ani, Nabila Amalina. Penyerahan ini disaksikan langsung oleh Presiden Ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Hadir pula dalam penyerahan sertifikat ini Bupati Pacitan, jajaran manejemen PLN dan Forkopimda Pacitan, Sabtu (25/1/2025).

Penyerahan sertifikat dilakukan General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur, Ahmad Mustaqir kepada Direktur Administrasi Museum dan Galeri SBY Ani, Nabila Amalina

Sertifikat REC ini merupakan simbol nyata dari upaya bersama dalam mewujudkan masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan. REC merupakan instrumen yang digunakan untuk menunjukkan bahwa listrik yang digunakan berasal dari sumber energi terbarukan (EBT).

Ahmad mengatakan, REC sebanyak 200 unit yang diserahkan untuk Museum SBY Ani ini mencerminkan komitmen bersama dalam memberikan kontribusi mengurangi jejak karbon dan menjaga kelestarian lingkungan.

”Penggunaan listrik di museum selama 6 bulan sepenuhnya berasal dari sumber EBT. Disini kami juga mengoperasikan PLTS atap setara dengan penurunan emisi karbon sebesar 363,76 ton CO2e,” katanya.

Hal ini, lanjut Ahmad, juga sejalan dengan capaian luar biasa PLN UID Jatim pada tahun 2024, di mana realisasi REC telah mencapai 1.239.703 unit. Keberhasilan ini adalah hasil kerja keras bersama dan komitmen berbagai pihak, termasuk dukungan dari instansi dan komunitas seperti Museum SBY Ani.

Sementara itu, Susilo Bambang Yudhoyono sangat mengapresiasi adanya kerja sama dalam mendukung Carbon Neutral 2050 sesuai dengan Paris Agreement penggunaan EBT melalui REC.

“Kita telah menjadi bagian penting untuk mencegah terjadinya bencana dahsyat karena sekarang ini dunia tidak hanya mengalami perubahan iklim tetapi juga krisis iklim,” terang SBY.agk

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.