Linde Indonesia Siap Pasok Gas ke Proyek Smelter Freeport di JIIPE Gresik

oleh -150 views
oleh


JAKARTA I GlobalEnergi.co – Linde Indonesia, perusahaan gas dan rekayasa industri global siap menyediakan pasokan gas industri dengan kemurnian tinggi untuk industri pertambangan PT Freeport Indonesia, yang ditandai penandatanganan perjanjian kerja sama kedua pihak.

President Director Linde Indonesia, Filipina dan Vietnam Vinayak Kembhavi mengatakan, Linde akan menginvestasikan senilai lebih dari 100 juta dollar AS untuk pembangunan, pengelolaan kepemilikan, dan pengoperasian unit pemisahan udara (Air Separation Unit/ASU) untuk memasok gas oksigen dan nitrogen ke fasilitas pemurnian tembaga (smelter) di Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE) Manyar Gresik, Jawa Timur.

“Kami berbangga untuk dapat mendukung PT Freeport Indonesia sejalan dengan prakarsa perusahaan dalam ekspansi kapasitas produksi,” kata Vinayak.

Fasilitas smelter tembaga yang baru ini, merupakan kawasan pemprosesan tembaga terbesar di dunia, nantinya akan melakukan pemrosesan konsentrat yang diperoleh dari tambang Grasberg yang dikelola PT Freeport Indonesia.

Grasberg sendiri merupakan salah satu tambang dengan cadangan emas dan tembaga terbesar di dunia.

Fasilitas terbaru Linde di kawasan ini diharapkan untuk dapat mulai beroperasi pada pertengahan tahun 2024 dan akan menjadi salah satu unit pemisahan udara (ASU) terbesar di Indonesia.

Unit pemisahan udara yang baru akan hadir sebagai sebuah fasilitas yang dirancang dan disesuaikan untuk dapat menjalankan teknologi mutakhir yang menghadirkan efisiensi energi yang lebih baik secara signifikan.

Gas oksigen tersebut digunakan pada pemurnian konsentrat tembaga, salah satu dari rangkaian langkah awal dalam proses produksi katoda tembaga. Katoda tembaga dipergunakan sebagai bahan mentah pada berbagai sektor industri, termasuk manufaktur kawat, kabel dan tubing.

“Tembaga menjalankan peran penting dalam proses elektrifikasi transportasi dan proses industrialisasi. Kami menyambut baik untuk dapat bekerja sama dengan PT Freeport Indonesia dalam proyek terkemuka ini,” kata Vinayak.

Dia menambahkan, proyek ini merupakan investasi berskala besar ketiga dalam mendukung industri pemrosesan tembaga di Indonesia. Belum lama ini, lanjutnya, perusahaan telah mengumumkan ekspansi kapasitas produksi gas oksigen di Gresik, Jawa Timur.

Direktur Utama PT Freeport Indonesia Tony Wenas menyatakan, rekam jejak Linde telah dikenal lama atas pasokan gas industri yang aman serta dapat diandalkan menjadikan pertimbangan utama Freeport dalam menjalin kemitraan, sejalan dengan prakarsa ekspansi operasi perusahaan.

Sebagai informasi, Freeport membangun smelter di kawasan Java Integrated and Industrial Port Estate (JIIPE) di Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Freeport menginvestasikan US$3 miliar atau Rp43 triliun untuk membangun smelter berkapasitas 1,7 juta ton ini. Untuk mencapai progres pembangunan 50% tersebut memerlukan dana sekitar US$1,6 miliar.fan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.