Percepatan Proyek SUTT, PLN Sinergi dengan Kantor Pertanahan Lamongan

oleh -27 views

SURABAYA I GlobalEnergi.co – PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Timur dan Bali (UIP JBTB) melakukan sinergi dengan Kantor Pertanahan Lamongan terkait dua infrastruktur PLN yang akan dibangun di wilayah tersebut.

Pembangunan infrastruktur itu yaitu Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Tuban-Paciran dan SUTT 150 kV Paciran-Bungah, yang merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN).

Kepala Kantor Pertanahan Lamongan, Nursuliantoro SP MH menerangkan, pihaknya sangat mendukung proyek pemerintah yang masuk dalam program PSN serta mengapresiasi upaya PLN menuntaskan tugas pembangunan kelistrikan yang dimandatkan Pemerintah Pusat.

“Kami telah menyerahkan Pertimbangan Teknis Pertanahan untuk Kegiatan Penerbitan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Kegiatan yang bersifat strategis nasional,” kata Nursuliantoro, usai pertemuan di Kantor PLN UIP JBTB, kawasan Ketintang, Surabaya, Rabu (30/8/2023).

Pertimbangan itu juga sudah memenuhi Peraturan Bupati Lamongan Nomor 55 tahun 2020 tentang Rencana Detail Tata Ruang (RTDR) Bagian Wilayah Perencanaan Paciran Kabupaten Lamongan Tahun 2020-2040 Zona Kawasan Peruntukkan Industri, Zona Ruang Terbuka Hijau dan Badan Jalan serta Nomor 03 Tahun 2021 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Lamongan Tahun 2020-2039 Kawasan Holtikultura dan Kawasan Pangan.

“Dengan adanya Pertimbangan Teknis ini, PLN dapat melanjutkan proses pelaksanaan Proyek Strategis Nasional sesuai dengan aturan yang berlaku,” jelas Nursuliantoro.

General Manager PLN Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Timur dan Bali (UIP JBTB), Anang Yahmadi menambahkan, PLN optimistis, dengan adanya sinergi PLN dengan Pemerintah, Kementrian ATR/BPN dan dengan seluruh stakeholder terkait, maka PSN ini akan dapat beroperasi tepat waktu.

“Kolaboratif menjadi kunci penentuan sehingga PLN bersama dengan seluruh stakeholder dapat menyukseskan peningkatan keandalan kelistrikan melalui pembangunan PSN ini,” kata Anang.

PLN yakin dengan listrik yang handal, kualitas kehidupan masyarakat akan juga meningkat.

“Seluruh tahapan dalam pelaksanaan pembangunan infrastruktur kelistrikan ini telah berjalan sesuai dengan koridor dan aturan berlaku. Mari kita dukung bersama Program Pemerintah ini demi kepentingan umum,” pungkas Anang.

Lebih rinci, Kantor Pertanahan Lamongan memberikan Pertimbangan Teknis Pertanahan (PTP) yang merupakan bagian dari penerbitan Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang serta menjadi persyaratan dari pembangunan infrastruktur kelistrikan.

SUTT 150 kV Tuban-Paciran ini nantinya akan terdiri dari 167 tower yang membentang dari Kabupaten Tuban hingga Kabupaten Lamongan serta melewati 31 Desa dengan total kebutuhan lahan untuk pembangunan seluas 4,7 Hektare dan panjang lintasan 111,4 kms.

Sedangkan SUTT 150 kV Paciran-Bungah melewati 103 tower yang terbagi di Kabupaten Lamongan dan Kabupaten Gresik, dengan total kebutuhan lahan sekitar 3,1 hektare dengan panjang lintasan 69,2 kms melewati 27 desa.

Kedua PSN ini nantinya akan mendukung penyediaan keandalan kelistrikan untuk Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Gresik yang direncanakan akan beroperasi di tahun 2025.agk

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.