AKR  Genjot Pendapatan Berulang dari Penyediaan Utilitas di JIIPE

oleh -25 views
oleh


JAKARTA I GlobalEnergi.co – Pundi-pundi PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) berpotensi semakin menggemuk. AKRA akan memperoleh pendapatan berulang yang berasal dari penyediaan utilitas di kawasan industri Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE) di Gresik, Jawa Timur.

Pada Selasa (27/6/2023), Perusahaan Listrik Negara (PLN) mengesahkan izin usaha penyediaan tenaga listrik (IUPTL)  anak usaha AKRA, yakni Berkah Kawasan Manyar Sejahtera (BKMS), yang merupakan pengembang kawasan Industri JIIPE.

Direktur dan Sekretaris Perusahaan AKR Corporindo Suresh Vembu mengatakan, dengan IUPTL ini BKMS dapat memproduksi dan mendistribusikan tenaga listrik hingga 515 megawatt (MW) kepada perusahaan industri, pelabuhan dan fasilitas lain yang berada di JIIPE.

Selain itu, BKMS juga mendapat dukungan dari PLN untuk memasok listrik bertegangan tinggi ke pelanggan industri seperti Freeport, di mana PLN sudah mulai membangun jaringan dan fasilitas. Hal ini  memberi dorongan besar ke basis pendapatan berulang AKRA dan jaminan kepada pelanggan JIIPE terkait energi bersih.

“Mulai tahun 2024 JIIPE akan mewujudkan pendapatan yang signifikan dari utilitas, pelabuhan, pasokan gas, logistik, dan layanan lainnya,” kata Suresh.


Mulai tahun depan, banyak pabrik besar seperti PT Freeport Indonesia, pabrik produsen kaca Xinyi, Hailiang, dan perusahaan lain akan beroperasi dan PT Berkah Kawasan Manyar Sejahtera akan memasok semua utilitas. Selain itu, Berkah Kawasan Manyar Sejahtera  akan mengoperasikan layanan pelabuhan untuk semua penyewa ini.

Pada tahun ini, BKMS diproyeksi membukukan pendapatan Rp 1,8 triliun, dan tahun depan diperkirakan naik menjadi sekitar Rp 2,40 triliun sampai dengan Rp 2,50 triliun. Sementara pada 2025, pendapatan utilitas yang disumbang oleh BKMS menjadi sebesar Rp 3,55 triliun sampai dengan Rp 3,65 triliun.

Adapun tahun ini AKRA memasang target penjualan lahan seluas 70 hektare (ha) sampai 75 ha, dengan pendapatan diperkirakan mencapai Rp 1,8 triliun.

Diproyeksikan kontribusi JIIPE terhadap laba kotor AKRA akan mencapai 33% di tahun 2027 dari sebelumnya 14% di tahun 2022. Per kuartal pertama 2023, AKRA telah merealisasikan penjualan 20 ha lahan di JIIPE.fan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.