Utilitas Gardu Induk New Porong Masih 50%

oleh -114 views
Pekerja PLN sedang melakukan perbaikan pada GI New Porong 150 kV yang terindikasi munculnya pemburukan koneksi (hotspot) di Gempol, Pasuruan, Kamis (9/3/2023).

PASURUAN I GlobalEnergi.co – Utilitas Gardu Induk (GI) New Porong 150 kV masih berpeluang ditingkatkan lagi. Saat ini utilitasnnya masih masih 50 persen, sehingga ke depan masih bisa dioptimalkan lagi hingga 80% seiring dengan tren peningkatan konsumsi listrik baik dari sektor rumah tangga maupun industri di wilayah Sidoarjo, Pasuruan dan sekitarnya.

“Dengan utilitas 50 persen dari total kemampuan, GI ini masih mampu ditambah beban ketika ada proyek pembangunan di Sidoarjo hingga metropolis atau ada peningkatan konsumsi listrik,” kata Manajer Unit Pelaksana Transmisi (UPT) PLN Probolinggo Putut Setiawan saat menerima kunjungan media Jatim, Kamis (9/3/2023).

Seperti diketahui, PT PLN (Persero) Unit Induk Transmisi (PLN UIT) telah mengoperasikan GI New Porong sejak 28 Agustus 2021. GI New Porong yang terletak di Jalan Raya By Pass Gempol, Pasuruan ini, pembangunannya dilaksanakan PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (PLN UIP) dengan menempati lahan seluas 3,89 hektar.

Dengan beroperasinya GI sekaligus menandai beroperasinya Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Bangil-New Porong. Total investasi yang dikeluarkan PLN untuk pembangunan infrastruktur kelistrikan ini mencapai Rp 112 miliar. Dengan beroperasinya GI 150 kV New Porong akan meningkatkan keandalan sistem kelistrikan di pulau Jawa khususnya di Jawa Timur.

Putut mengatakan, dengan beroperasinya GI 150 kV New Porong yang terhubung langsung ke GI 150 kV Bangil melalui SUTT 150 kV Porong-Bangil akan menggabungkan dua subsistem yakni sistem Grati dan Sistem Krian. Selanjutnya akan melayani kebutuhan pelanggan di beberapa lokasi sekitar Porong. GI dengan kapasitas trafo 60 Mega Volt Ampere (MVA) ini akan sangat membantu dalam mendukung kelistrikan di Jawa Timur.

“GI New ini menggantikan GI Porong yang lama, tetapi GI yang lama masih difungsikan untuk menjaga pasokan listrik konsumen di daerah sana,” katanya.

Putut mengatakan, sejuah belum ada rencana untuk penambahan utilisasi GI New Porong. Apalagi Saat ini sudah banyak alternatif pasokan listrik dari GI ketika terjadi pemadaman listrik misalnya di wilayah Surabaya. Dulu, pasokan listrik ke Surabaya disuplai dari Krian, tetapi sekarang GI New Porong sudah bisa menyuplai listrik ke Surabaya, termasuk dari GI Bangil dan GI Bumi Cokro.

“Jadi misal Surabaya ada yang padam, pasokan listrik bisa dialihkan dari GI yang lain tergantung dia ada jalurnya atau tidak,” imbuhnya.

Adapun saat ini GI New Porong telah menyuplai listrik untuk sebanyak 29.868 pelanggan, baik di segmen industri, bisnis dan rumah tangga di wilayah Sidoarjo dan Pasuruan. Pasokan listrik ke arah Sidoarjo dialirkan dengan kapasitas sekitar 20 MW dan ke arah Pasuruan sekitar 27 MW.

Sementara General Manager PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali, Didik Fauzi Dakhlan menambahkan, dengan beroperasinya GI New Porong akan semakin meningkatkan keandalan sistem kelistrikan di Jatim, termasuk untuk kebutuhan industri di Sidoarjo.

“GI 150 kV New Porong yang terhubung langsung ke GI 150 kV Bangil melalui SUTT 150 kV Porong-Bangil ini dapat membantu melayani kebutuhan pelanggan tegangan tinggi di Kawasan Industri Sidoarjo (KIS) juga menyalurkan pasokan menuju GI 150 kV Sidoarjo sebagai penghubung dua subsistem yakni sistem Grati dan sistem Krian untuk melayani pelanggan di sekitar Porong, Pasuruan Barat, dan Sidoarjo,” jelasnya.agk

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.