80% Laba AKR untuk Dividen

oleh -0 views
oleh
Dok AKR

JAKARTA I GlobalEnergi.co – Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT AKR Corporindo Tbk (AKRA), Senin (27/4/2026), telah menghasilkan keputusan bulat terkait penggunaan laba bersih tahun buku 2025.

Direktur AKRA Suresh Vembu menyampaikan, RUPST telah menyetujui pembagian dividen tunai untuk tahun buku 2025 sebesar Rp100 per saham dengan total nilai mencapai Rp1,98 triliun atau mencerminkan dividend payout ratio (DPR) sebesar 80,08% dari laba bersih tahun buku 2025.

Dividen tersebut telah disalurkan AKRA pada periode Mei dan Agustus 2025 yang masing-masing terdiri dari dividen interim sebesar Rp50 per saham dan dividen final Rp50 per saham, sehingga total dividen tunai yang dibayarkan mencapai Rp100 per saham.

Struktur dividen AKRA pada tahun buku 2025 ini bisa dibilang cukup konsisten dengan tahun buku 2024. Kala itu, perseroan juga menebar dividen dengan DPR kurang lebih 80% dari laba bersih tahun buku 2024.

Rinciannya, AKRA membagikan dividen tunai pada tahun buku 2024 sebesar Rp100 per saham yang masing-masing dibayarkan pada Mei 2024 sebesar Rp50 per saham dan Rp50 per saham pada Agustus 2024.

Perubahan Direksi

Selain merestui pembagian dividen tunai, RUPST perseroan juga menyetujui perubahan susunan direksi seiring dengan berakhirnya masa jabatan Suresh Vembu sebagai direktur AKRA yang secara efektif pada 30 Juli 2026.

Sementara RUPS Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar bersamaan dengan RUPST telah menyepakati penyesuaian anggaran dasar perseroan terkait dengan KPI tahun buku 2025 sesuai ketentuan regulasi yang berlaku tanpa mengubah kegiatan usaha utama perseroan.

“Jadi, ini untuk menyesuaikan dengan regulasi terbaru,” jelas Suresh dalam konferensi pers, Senin (27/4/2026).

Sepanjang tahun buku 2025, melalui model usaha yang terintegrasi di bidang distribusi energi, logistik dan kawasan energi, AKRA mampu menunjukkan kekuatan fondasi bisnis yang solid dengan berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp46,01 triliun tumbuh 21% secara yoy dan laba bersih sebesar Rp2,47 triliun naik 11% secara yoy.

Pertumbuhan kinerja AKRA tersebut didukung oleh pertumbuhan yang kuat pada bisnis kawasan industri dan utilitas serta kinerja stabil pada segmen perdagangan dan distribusi. Dari sisi EBITDA, AKRA mencetak sebesar Rp3,67 triliun pada 2025 yang mencerminkan peningkatan efisiensi operasional serta pengelolaan biaya dan modal kerja yang disiplin.

Padahal, sepanjang tahun buku 2025, situasi global cukup menantang ditandai oleh memanasnya konflik geopolitik, naiknya harga minyak dan komoditas lainnya, serta dinamika rantai pasok. Namun, AKRA tetap mampu mencatatkan kinerja tangguh dan berkelanjutan berkat kinerja operasional yang konsisten dan ketahanan keuangan yang kuat.

Kemudian, dari sisi posisi kas, AKRA juga mampu mempertahankan posisi kas bersih dengan rasio net gearing sebesar -0,08x, return on equity (ROE) sebesar 20% dan return on asset (ROA) sebesar 7% serta struktur permodalan yang sehat dengan debt to equity ratio (DER) sebesar 0,3x.

Ke depan, AKRA akan tetap fokus memperluas jaringan perdagangan dan distribusi energi serta bahan kimia terutama di wilayah Indonesia Timur termasuk mempercepat penjualan lahan dan pengembangan utilitas di kawasan ekonomi khusus (KEK) JIIPE Gresik. fan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.