Indonesia Akan Bangun 100 GW PLTS untuk Kopdes Merah Putih

oleh -48 views

JAKARTA I GlobalEnergi.co – Pemerintah akan memanfaatkan Koperasi Desa Merah Putih (KPM) untuk membangun pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) dengan total kapasitas mencapai 100 gigawatt (GW).

Adapun rinciannya, dari 80.000 koperasi tersebut diharapkan bisa menghasilkan listrik 80 GW dan sisanya 20 GW merupakan listrik hasil sentra PLTS kabupaten/kota.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyebutkan, pemasangan PLTS pada total 80.000 KPM, adalah arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto.

“Sekarang adalah arahan Bapak Presiden Prabowo, kita harus membangun listrik energi baru-terbarukan dari tenaga matahari. Ke depan, akan kita bangun kurang lebih sekitar 100 gigawatt,” ungkap Bahlil dalam sambutannya di agenda International Battery Summit (IBS) di Jakarta, Selasa (5/8/2025).

Ia juga menyebutkan, kebutuhan baterai listrik tersebut sepenuhnya akan dipenuhi dari produk-produk Indonesia.

“Dan kita minta baterai-baterai untuk listrik ini semua harus memakai produk Indonesia. Ini akan mendorong untuk bagaimana ketersediaan listrik bagi kooperasi merah putih,” jelas Bahlil.

Dalam konsep swasembada energi yang dipaparkan oleh Presiden Prabowo, pemasangan PLTS dinilai menekan subsidi BBM dan listrik hingga 25 miliar dollar AS per tahun dan mengurangi impor BBM hingga 25 dollar AS miliar per tahun.

Terkait pembiayaan, proyeksinya untuk membiayai PLTS ini dibutuhkan 1 juta dollar AS setiap indeks 1 megawatt, sehingga target 100 GW membutuhkan biaya sekitar 100 miliar dollar AS.

“Pemasangan PLTS di seluruh KMP ini akan dilakukan secara bertahap,” katanya.

Ia mengakui, pemasangan PLTS ini merupakan desain besar, dan memerlukan teknologi penyimpanan melalui baterai karena sumber listrik berasal dari surya yang diprediksi hanya terdapat 3-4 jam per harinya.

“Karena PLTS itu kan cuma 4 jam (sumber energi) pada saat siang hari. Selebihnya kan dia harus disimpan lewat baterai. Pada saat malam, baterai yang main. Nah ini saya lihat, bahwa peluang pasar di Indonesia itu cukup besar,” ungkapnya.jef

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.