SURABAYA I GlobalEnergi.co– PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur selama periode Januari hingga Mei 2025 telah memasarkan layanan Renewable Energy Certificate (REC) sebanyak 574.017 unit kepada 44 pelanggan bisnis maupun industri di berbagai wilayah Jawa Timur.
“Upaya ini merupakan konsistensi PLN mewujudkan transisi energi melalui layanan REC yang secara total tumbuh 117% pada tahun ini,” kata General Manager PLN UID Jawa Timur, Ahmad Mustaqir dalam siaran pers, Rabu (11/6/2025).
REC sendiri merupakan bentuk pengakuan internasional atas konsumsi listrik pelanggan yang bersumber dari energi terbarukan. Sertifikat ini dicatat dan diperdagangkan secara global melalui platform internasional, sehingga setiap megawatt-hour (MWh) listrik yang digunakan dari pembangkit EBT bisa ditelusuri dan diakui secara sah di pasar dunia.
Terakhir PLN Jatim menyerahkan 12.000 unit REC kepada PT HM Sampoerna. Sebelumnya, PT HM Sampoerna Tbk telah menggunakan listrik hijau melalui layanan REC PLN selama 3 (tiga) tahun berturut sejak tahun 2023.
Ahmad mengatakan, agenda ini merupakan simbol komitmen PLN dan konsistensi PT HM Sampoerna Tbk dalam mendukung transisi energi bersih dan penggunaan listrik berbasis Energi Baru Terbarukan (EBT).
“Apresiasi kami berikan kepada PT HM Sampoerna Tbk atas konsistensinya menggunakan listrik hijau PLN melalui layanan REC. Penyerahan REC ini merupakan langkah nyata bagi dunia usaha dalam mendukung pencapaian target transisi energi nasional dan global. PLN akan terus mendorong pemanfaatan EBT serta menyediakan skema layanan yang transparan dan kredibel,” kata Ahmad.
Sementara itu, Head ID SMS Department PT HM Sampoerna Tbk, Imron Hamzah menyampaikan, inisiatif ini sejalan dengan visi perusahaan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan, efisiensi energi, dan tanggung jawab terhadap lingkungan.
“Terimakasih atas kerjasamanya yang sudah berjalan selama 3 tahun dengan PLN dan semoga kerjasama ini akan berlanjut terus agar berdampak pada perkembangan penggunaan energi hijau di Indonesia,” ungkapnya.
Melalui kolaborasi ini, PLN berharap semakin banyak pelanggan bisnis dan industri yang turut berpartisipasi dalam skema pembelian listrik hijau bersertifikat. REC juga menjadi salah satu langkah strategis bagi perusahaan untuk meningkatkan nilai tambah dan daya saing di pasar global yang kini semakin menuntut praktik usaha yang ramah lingkungan.agk







