Setelah Kanzy, Jatim Operasikan PLTM Bayu Berkapasitas 3,6 MW

oleh -42 views


SURABAYA I GlobalEnergi.co – Proyek pembangkit listrik tenaga minihidro (PLTM) dan pembangkit listrik tenaga air (PLTA) di wilayah Jatim terus digenjot. Setelah mengoperasikan PLTM Kanzy dengan kapasitas 2,5 MW di Pasuruan, kini resmi beroperasi PLTM Bayu berkapasitas 3,6 MW. Pembangkit energi hijau ini terletak di tepian Sungai Binau, Desa Bayu, Kecamatan Songgon, Kabupaten Banyuwangi.

Dengan demikian di wilayah Jatim, berdasarkan catatan PLN UID Jatim ada sembilan PLTM dan PLTA yang telah beroperasi di wilayah Jatim, baik yang dikelola PLN sendiri maupun Independent Power Producer (IPP). Selain PLTM Bayu dan Kanzy, ada PLTM Lodagung berkapasitas 1,3 MW di Kabupaten Blitar, PLTM Taman Asri berkapasitas 1,17 MW di Kabupaten Malang, PLTM Sampean Baru berkapasitas 1,85 MW di Kabupaten Bondowoso, PLTM di Sumber Arum berkapasitas 3 MW di Kabupaten Banyuwangi, PLTA Wonorejo berkapasitas 6,5 MW di Kabupaten Tulung Agung, PLTA Lodoyo berkapasitas 4,5 MW di Kabupaten Blitar dan PLTA Ampel Gading berkpasitas 10 MW di Kabupaten Malang.

“Suplai energi bersih dari PLTM Bayu ini akan memperkuat sistem kelistrikan Jatim hingga 25 tahun mendatang. Semoga dapat beroperasi secara optimal, sesuai dengan kapasitas 2 x 1,8 MW ini estimasi dapat menyuplai 4.000 pelanggan,” kata General Manager PLN UID Jawa Timur, Agus Kuswardoyo dalam rilisnya, Senin (9/10/2023).

Adapun pengoperasian PLTM Bayu sendiri ditandai dengan penandatanganan berita acara oleh General Manager PLN UID Jawa Timur, Agus Kuswardoyo dan Direktur Utama PT Wahana Energi Sejahtera, Jacob Tedjakusuma, Rabu (4/10/2023) lalu.

“Dengan resmi beroperasi PLTM Bayu sendiri maka suplai energi hijau di Jawa Timur telah mencapai 59,15 MW,” tambah Agus.

Agus menjelaskan, pengoperasian PLTM ini merupakan salah satu langkah yang dilakukan oleh PLN ini selaras dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan bauran Energi Baru Terbarukan (EBT) 23% pada tahun 2025.

Ia menambahkan, jumlah bauran energi terbarukan di Jawa Timur sebesar 59,15 MW tersebut berasal dari PLTA, PLTM, PLTSa, dan PLTS. Sementara untuk kWh produksi EBT mencapai 106.447,60 MWh.

Wilayah Jawa Timur sendiri memiliki potensi aliran air yang melimpah untuk dijadikan PLTM. Selain PLTM, potensi pengembangan EBT di Jawa Timur yakni sebesar 779,9 MW mulai dari Pembangkit Listrik Panas Bumi (PLTP) di kawasan Gunung Wilis, Arjuno, Pandan Argopuro, Krucil, Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) di Banyuwangi, Probolinggo, Tuban, PLTS di kepulauan, PLTS & PLTB (Hybrid) di Tuban.

Direktur Utama PT Wahana Energi Sejahtera, Jacob Tedjakusuma selaku pengelola Independent Power Producer (IPP) ini berharap, potensi dari sumber alam ini dapat beroperasi secara optimal mendukung hajat hidup masyarakat.

“Menurut saya ini (PLTM) sangat efisien, tenaga air di negara kita ini cukup banyak. Harus bisa kita optimalkan untuk membantu pembangunan-pembangunan ini. Saya punya angan-angan dari dulu, kenapa Indonesia tidak pakai minihidro? Tapi hari ini angan-angan saya terkabul.”kata Jacob.agk

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.