Pertamina EP Cepu Fokus Pembersihan Kebocoran Pipa

oleh -256 views

BOJONEGORO I GlobalEnergi.co – Memasuki hari ketiga, Pertamina EP Field Cepu masih melakukan penanganan kebocoran pipa di Dusun Ngelo Desa Tambakromo Kecamatan Malo Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur. Sejumlah pekerja masih melakukan pembersihan tanah sekitar pipa yang tercemar minyak mentah, Selasa (21/9/2021).

Pertamina EP (PEP) Cepu Field berfokus pada pembersihan area sekitar ceceran minyak yang sudah dimulai sejak hari pertama.

Menurut PEP Cepu Field Manager, Agung Wibowo proses perbaikan pipa dan pembersihan dilakukan secara bersamaan. “Kami melakukan pembersihan di area yang terjadi ceceran sejak awal, pada saat dilakukan perbaikan kami juga telah memulai melakukan pembersihan. Sehingga saat ini kami dalam tahap finalisasi pembersihan,” jelas Agung.

Untuk perbaikan pipa, PEP Field Cepu sudah menyelesaikannya 100% sejak kemarin (20/9/2021). “Pipa sudah berhasil ditutup sempurna dan sudah dilakukan pengetesan hingga sudah dipastikan dapat difungsikan kembali,” ujar Agung.

Gerak cepat penanganan terhadap ceceran fluida terlihat sejak hari pertama terindikasi adanya ceceran, tim penanganan langsung melakukan penghentian pemompaan dan penutupan block valve di dekat lokasi agar aliran seketika dapat dihentikan. Selain itu dilakukan penyekatan sungai yang kondisinya memang cukup kering agar ceceran fluida dapat dilokalisir.

Koordinasi dan prosedur pelaporan kepada SKK Migas dan stakeholders lainnya juga terus dilakukan. “Hari ini kami bertemu dengan Kepala Desa Tambakromo, untuk memberikan informasi telah selesainya perbaikan pipa. Kami juga menyampaikan bahwa PEP Cepu Field berkomitmen mengedepankan aspek keamanan keselamatan dan lingkungan dalam menjalankan operasi ,” kata Agung.

Sementara itu, Kepala Desa Tambakromo, Kiswanto, membenarkan, bahwa sudah ada komitmen dari Pertamina terkait dampak yang ditimbulkan adanya peristiwa tersebut. Namun, dirinya tidak menjelaskan secara rinci tekait komitmen itu.

“Kami dari pihak desa mewakili warga. Ada sekira 50 rumah dan lahan yang terdampak,” ujarnya.

Menurut dia, mereka berada di kanan kiri kali. Disepanjang luberan minyak yang melalui kali. Akan tetepi tidak sampai ke hilir, yang bermuara di bengawan solo. “Pertamina sudah menaggul. Sehingga tidak sampai bengawan. Beruntung saat itu tidak terjadi hujan deras,” jelasnya. sam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.