JAKARTA I GlobalEnergi.co – Setelah melalui pemboran hingga uji produksi selama 45 hari, PT Elnusa Tbk berhasil mendongkrak produksi Sumur Semberah-206 (SEM-20-US) milik PT Pertamina Hulu Sanga-Sanga (PHSS) Zona 9 di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.
Dari hasil pengujian mencatat initial production sebesar 5,36 MMscfd gas dan 406 BOPD minyak. Di mana dibandingkan target awal sebesar 2,1 MMscfd gas dan 175 BOPD minyak.
“Capaian tersebut setara sekitar 255% dari target gas dan 232% dari target minyak, sekaligus menunjukkan kontribusi nyata aktivitas pengeboran dalam membuka dan mengoptimalkan potensi produksi aset hulu,” kata Corporate Secretary Elnusa, Rustam Aji dalam siaran pers, Rabu (26/8/2026).
Rustam mengatakan, keberhasilan tersebut mencerminkan positioning Elnusa sebagai solution partner yang tidak hanya berorientasi pada penyelesaian pekerjaan, tetapi juga pada penciptaan nilai dan peningkatan produktivitas aset pelanggan.
“Bagi Elnusa, operational excellence bukan hanya mengenai kemampuan menyelesaikan pengeboran dengan aman dan andal. Nilai tambahnya terletak pada bagaimana kompetensi, aset, teknologi, dan pengalaman yang kami miliki dapat mendukung pelanggan mengoptimalkan potensi aset dan produksi. Hasil Sumur Semberah-206 menjadi salah satu bukti konkret dari kapabilitas tersebut,” ujar Rustam.
Keberhasilan operasi didukung kemampuan Elnusa mengoperasikan Rig EMR-001 untuk pengeboran berarah hingga kedalaman akhir 11.685 ftMD. Sumur Semberah-206 menghasilkan produksi dari layer F083A, I089A, dan I072A dengan kondisi tekanan reservoir yang baik. Dalam pelaksanaannya, Elnusa mengintegrasikan keandalan rig, kompetensi kru, pengendalian operasi, serta disiplin eksekusi untuk menjaga kegiatan pengeboran berjalan efektif sesuai parameter operasi yang ditetapkan.
Keandalan eksekusi juga ditopang oleh disiplin HSSE sebagai fondasi operasi Elnusa. Di tengah dinamika teknis termasuk kondisi well control, tim Elnusa melakukan penanganan secara cepat dan terkoordinasi dengan tetap mengedepankan keselamatan. Hingga pelaksanaan operasi, Rig EMR-001 membukukan 75.600 safe man hours sejak tajak sumur, memperkuat rekam jejak Elnusa dalam menjalankan pekerjaan berisiko tinggi secara aman dan terkendali.
Keberhasilan Semberah-206 semakin memperkuat rekam jejak layanan drilling Elnusa sebagai salah satu kompetensi strategis di segmen Upstream Oil & Gas Services. Kapabilitas tersebut dibangun melalui kombinasi aset yang andal, technical expertise, pengalaman operasi, teknologi, serta kemampuan mengintegrasikan berbagai layanan untuk menjawab kebutuhan pelanggan yang semakin kompleks. Kompetensi ini menjadi salah satu competitive advantage Elnusa dalam menangkap peluang dari aktivitas eksplorasi, pengembangan lapangan, dan optimalisasi produksi migas nasional.
“Ke depan, kami akan terus meningkatkan produktivitas dan competitiveness layanan drilling melalui penguatan teknologi, kompetensi SDM, serta optimalisasi aset. Fokus kami adalah memastikan setiap kapabilitas yang dimiliki Elnusa dapat menghasilkan customer value sekaligus sustainable business value, sehingga membuka ruang pertumbuhan bagi Perseroan sejalan dengan meningkatnya kebutuhan optimalisasi aset hulu migas,” tambah Rustam.agk






