Pastikan Subsidi Tepat Sasaran, Pertamina Patra Niaga Gandeng Dukcapil

oleh -9 views

JAKARTA I GlobalEnergi.co – PT Pertamina Patra Niaga menjalin kerja sama dengan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri untuk memperkuat ketepatan penyaluran subsidi energi. Kedua pihak telah menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Pemberian Hak Akses dan Pemanfaatan Data Kependudukan dalam Layanan Lingkup Pertamina Patra Niaga.

Penandatanganan PKS telah dilakukan, Senin (10/8/2026) oleh Direktur Jenderal Dukcapil Kementerian Dalam Negeri Teguh Setyabudi, dan Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo Putra. Penandatangan tersebut turut dihadiri oleh Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Laode Sulaeman dan Direktur Logistik & Infrastruktur PT Pertamina (Persero) Jaffee Arizon Suardin.

Mars Ega mengatakan, kerja sama ini memperkuat sinergi antarpihak dalam mendukung penyaluran energi yang lebih tepat sasaran berbasis data. Kerja sama ini merupakan upaya Pertamina melalui Pertamina Patra Niaga dalam memperkuat tata kelola penyaluran subsidi sekaligus menjaga pelayanan energi kepada masyarakat di seluruh Indonesia.

“Pertamina Patra Niaga berkomitmen mewujudkan cita-cita pemerintah untuk memastikan ketahanan energi dengan tata kelola subsidi yang baik dan memastikan pelayanan energi menjangkau masyarakat dari Sabang sampai Merauke,” kata Mars Ega melalui rilis yang disiarkan, Selasa (11/8/2026).

Kerja sama ini bertujuan untuk memperkuat proses verifikasi dan validasi data untuk mendukung penyaluran energi bersubsidi yang lebih tepat sasaran.

PKS ini juga mendukung pelaksanaan Keputusan Menteri ESDM Nomor 37 Tahun 2023 tentang Petunjuk Teknis Transformasi Subsidi Tepat LPG, sekaligus menjadi dasar integrasi sistem yang telah disiapkan Pertamina Patra Niaga untuk validasi NIK dalam penyaluran LPG 3 kg.

Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri, Teguh Setyabudi menjelaskan, data kependudukan menjadi basis penting bagi berbagai layanan publik. Hingga semester I-2026, jumlah penduduk Indonesia tercatat sekitar 290,1 juta jiwa dengan hampir mendekati 99% penduduk wajib KTP telah terekam biometrik.

“Kami mengapresiasi kerja sama dengan Pertamina Patra Niaga. Pemanfaatan data kependudukan ini kami harapkan tidak hanya mendukung penyaluran subsidi LPG 3 kg agar lebih tepat sasaran, tetapi juga dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan lain dalam mendukung tugas dan layanan Pertamina Patra Niaga,” jelas Teguh. agk

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.