JAKARTA I GlobalEnergi.co – Minat masyarakat terhadap layanan pengisian daya di rumah atau home charging services (HCS) terus tumbuh. PLN mencatat pelanggan baru HCS mencapai 21.865 pelanggan pada semester I/2026. Angka tersebut meningkat 9,04% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 20.053 pelanggan.
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan, pertumbuhan jumlah pelanggan HCS mencerminkan semakin tingginya minat masyarakat untuk menjadikan kendaraan listrik ata electric vehicle (EV) sebagai bagian dari gaya hidup yang lebih ramah lingkungan.
“Tren ini juga menunjukkan respons positif masyarakat terhadap ketersediaan infrastruktur pendukung yang semakin siap dalam memenuhi kebutuhan pengguna EV,” kata Darmawan dalam siaran pers, Selasa (11/8/2026).
HCS sendiri merupakan layanan PLN yang menyediakan pemasangan perangkat pengisian daya kendaraan listrik di rumah. Dengan layanan ini, pelanggan dapat menikmati pengalaman mengisi daya kendaraan listrik secara lebih praktis dan efisien dari rumah, tanpa harus mengunjungi stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU).
Darmawan menilai, meningkatnya adopsi kendaraan listrik di Indonesia perlu didukung dengan layanan pengisian daya yang mudah, praktis, dan andal. Oleh karena itu, PLN berkomitmen untuk terus memperkuat ekosistem kendaraan listrik nasional melalui pengembangan infrastruktur pengisian daya yang semakin luas.
“Salah satunya melalui layanan HCS yang memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mengisi daya kendaraan listrik di rumah,” katanya.
Sementara itu, Direktur Retail dan Niaga PLN M. Fahrur Rozy menyebutkan, sejalan dengan pertumbuhan pelanggan, konsumsi energi listrik untuk pengisian daya EV melalui layanan HCS juga terus menunjukkan tren positif. Pada semester I/2026, konsumsi listrik tercatat mencapai 110,55 gigawatt hour (GWh). Angka itu meningkat 93,59% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 57,12 GWh.
“PLN melihat tren ini sebagai peluang strategis untuk memperkuat peran kelistrikan dalam mendukung transformasi transportasi nasional. Kami akan terus meningkatkan kesiapan infrastruktur, memperluas akses layanan pengisian daya, dan menghadirkan inovasi agar ekosistem kendaraan listrik dapat tumbuh secara berkelanjutan,” jelas Fahrur.
Dia menuturkan, pemanfaatan layanan HCS turut didukung oleh berbagai program yang dijalankan PLN, salah satunya program HCS Ultima untuk memberikan nilai tambah bagi pelanggan. Melalui program ini, pelanggan dapat menikmati harga spesial pemasangan HCS mulai dari Rp11,7 juta, bonus voucher listrik hingga Rp1,3 juta, serta diskon tarif listrik sebesar 30% untuk pengisian daya EV pada pukul 22.00–05.00 WIB.
Fahrur mengatakan, program ini berlaku hingga 31 Desember 2026 dan pengajuannya dapat dilakukan dengan mudah melalui aplikasi PLN Mobile selama event Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. “Berbagai program yang kami hadirkan merupakan bagian dari upaya PLN dalam memperkuat ekosistem kendaraan listrik nasional.
Ke depan, PLN akan terus menghadirkan layanan pengisian daya yang andal dan inovatif guna mendukung percepatan transisi energi di Indonesia,” katanya.agk





