2025, Pertamina Hulu Energi Raup Laba 2,17 Miliar Dollar AS

oleh -0 views

JAKARTA I GlobalEnergi.co – PT Pertamina Hulu Energi (PHE) selaku Subholding Upstream Pertamina membukukan kinerja positif sepanjang tahun buku 2025. Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar, Rabu (10/6/2026), perusahaan mencatatkan laba bersih sebesar 2,17 miliar dollar AS.

Capaian ini disokong oleh seluruh entitas afiliasi mulai dari Regional 1 hingga Regional 5, Elnusa, Badak LNG, serta Pertamina Drilling Service Indonesia.

Hingga akhir Desember 2025, PHE berhasil memproduksi minyak dan gas bumi (migas) sebesar 1,032 juta barel setara minyak per hari (MMBOEPD). Realisasi tersebut terdiri dari produksi minyak sebesar 556 ribu barel per hari (MBOPD) dan produksi gas sebesar 2.757 juta kaki kubik per hari (MMscfd). Pertumbuhan produksi ini didorong oleh program pengembangan lapangan yang masif, termasuk penyelesaian pemboran eksploitasi di 887 sumur selama tahun lalu.

Di sisi eksplorasi, PHE gencar memperkuat penemuan sumber daya baru melalui pemboran 20 sumur eksplorasi serta survei seismik 2D dan 3D yang ekstensif. Hasilnya, perusahaan mengantongi temuan sumber daya kontingen (2C) sebesar 1.097,43 juta barel setara minyak (MMBOE).

Penemuan ini didominasi oleh temuan Migas Non-Konvensional (MNK) di Wilayah Kerja Rokan yang menyumbang sebesar 724,22 juta barel minyak (MMBO).

Selain eksplorasi domestik, PHE mencatatkan penambahan cadangan terbukti (P1) sebesar 314 MMBOE yang berasal dari realisasi aktivitas merger dan akuisisi (M&A). Salah satu kontribusi signifikan datang dari aset internasional di Aljazair, melalui proyek MLN Phase 5 yang berlokasi di Blok 405a.

Langkah strategis ini dilakukan perusahaan untuk menjaga keberlanjutan produksi jangka panjang dan memperkuat posisi di pasar migas global.

Corporate Secretary PHE, Hermansyah Y Nasroen, mengungkapkan, pencapaian produksi lebih dari 1 juta BOEPD dan penemuan sumber daya baru adalah bukti komitmen menjaga ketahanan energi.

“Pencapaian produksi lebih dari 1 juta BOEPD dan penemuan sumber daya baru lebih dari 1 miliar BOE menunjukkan komitmen PHE untuk terus menjaga ketahanan energi nasional,” ujarnya melalui keterangan resmi, Senin (15/6/2026).

Hermansyah mengungkapkan, keberhasilan ini merupakan hasil sinergi antara pekerja, pemerintah, dan pemangku kepentingan dalam menjaga keberlangsungan operasi di tengah tantangan industri hulu migas.

“Ke depan, PHE akan terus fokus pada peningkatan kinerja operasional yang unggul, penerapan teknologi dan inovasi, serta pengembangan sumber daya dan cadangan secara berkelanjutan,” tuturnya.agk

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.