JAKARTA I GlobalEnergi.co – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) atau PGAS Subholding Gas Pertamina, membukukan laba bersih sebesar 237,9 juta dollar AS sepanjang kuartal III-2025. Capaian ini ditopang pertumbuhan volume niaga gas, efisiensi operasional, serta pengelolaan portofolio bisnis yang lebih adaptif di tengah dinamika industri energi global.
Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian per September 2025, PGN mencatat pendapatan sebesar 2,9 miliar dollar AS atau naik 3,8% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Laba operasi tercatat 383,1 juta dollar AS, dengan EBITDA mencapai 728,7 juta dollar AS.
Adapun realisasi belanja modal (capex) mencapai 173,9 juta dollar AS, dialokasikan untuk proyek strategis jangka panjang di sektor infrastruktur gas.
Corporate Secretary PGN Fajriyah Usman menjelaskan, PGN menjaga kesinambungan pasokan energi melalui optimalisasi portofolio gas bumi dan LNG serta koordinasi intensif dengan Pemerintah dan pemangku kepentingan strategis lainnya.
“Menjaga keandalan pasokan gas bumi bagi pelanggan merupakan prioritas utama PGN. Kami menerapkan pengelolaan volume secara adaptif serta memperkuat kolaborasi lintas sektor guna memastikan ketersediaan pasokan tambahan dan keberlanjutan layanan energi bagi seluruh pelanggan,” ujar Fajriyah dalam keterangan resmi, Jumat (31/10/2025).
Dari sisi operasional, volume penjualan niaga gas bumi mencapai 833 BBTUD, transmisi gas sebesar 1.622 MMSCFD, dan transportasi minyak 173.801 BOEPD. Dari anak usaha dan afiliasi, PGN mencatat lifting migas 16.892 BOEPD, regasifikasi LNG 254,4 BBTUD, serta pemrosesan LPG 119,2 metrik ton per hari.
Selain memperkuat bisnis domestik, PGN juga memperluas pasar internasional melalui pengiriman lima kargo LNG atau setara 56,3 BBTUD ke kawasan regional hingga September 2025.
Pertumbuhan pelanggan juga terus berlanjut. Jumlah pelanggan PGN mencapai 823.266 pelanggan, meningkat lebih dari 6.600 pelanggan baru sepanjang tahun, terutama dari segmen rumah tangga dan usaha kecil. Kenaikan ini menandakan meningkatnya pemanfaatan gas bumi sebagai energi bersih dan efisien.
PGN turut mencatat kinerja baik dalam aspek keselamatan dan keberlanjutan. Hingga akhir September 2025, perusahaan berhasil menjaga zero accident dalam operasionalnya. Dari sisi dekarbonisasi, PGN telah menurunkan emisi sebesar 28.387 ton CO2 ekuivalen, terutama dari efisiensi energi dan penggunaan gas fuel untuk pembangkit.
“Dengan strategi mitigasi risiko, efisiensi berkelanjutan, dan fokus pada proyek bernilai tambah tinggi, diharapkan dapat menempatkan PGN pada posisi yang solid untuk menjaga stabilitas operasional menuju pertumbuhan yang berkelanjutan sekaligus menciptakan nilai jangka panjang bagi para pemangku kepentingan,” kata Fajriyah.jef






